Hotel di Surabaya Hadirkan Rujak Uleg Spesial Akhir Tahun
SR, Surabaya – Salah satu hotel di Surabaya menyajikan keunikan kuliner khas dalam perayaan akhir tahun. Bertajuk “Rujak Uleg Suroboyo Spesial ala Cak Frid,” sajian ini menyuguhkan cita rasa autentik Surabaya.
Hidangan tradisional ini memadukan rasa pedas, manis, dan segar yang menggugah selera. Setiap tamu diberi kesempatan meracik rujak sesuai selera.
Sudut kuliner ini menyajikan bahan segar seperti buah tropis, tahu goreng, tempe, lontong, dan sambal kacang. Rujak diulek langsung untuk memberikan pengalaman autentik.
General Manager Quest Hotel Darmo Surabaya, Arditha Dewantari, menjelaskan konsep ini tak sekadar kuliner. “Rujak Uleg Corner adalah pengalaman budaya yang merepresentasikan kekayaan tradisi Surabaya,” ujarnya, Kamis (19/12/2024).
Ia berharap sajian ini membawa kehangatan di momen akhir tahun. “Kami ingin memberikan sesuatu yang berkesan bagi para tamu,” tambahnya.
Tak hanya rujak, hotel juga menghadirkan Ombenan Suroboyo yang menyajikan minuman tradisional. Pilihannya meliputi Es Janggelan, Es Dawet, Es Secang, dan Ronde. “Kami ingin rujak uleg dapat dinikmati kapan pun, tak hanya saat perlombaan,” ungkap Arditha. Hotel ini sebelumnya memenangkan lima penghargaan Festival Rujak Uleg.
Chef Cak Frid, sosok di balik sajian ini, berbagi rahasia keunikan rujak. “Rujak uleg kami menggunakan petis hitam yang memiliki aroma khas,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyajian dengan pincuk tradisional menambah daya tarik. “Kami ingin menghadirkan cita rasa yang lekat dengan budaya Surabaya,” ucapnya.
Selain rujak, Chef Cak Frid juga menjelaskan manfaat minuman tradisional yang disajikan. “Es Janggelan dan Es Secang tak hanya segar tetapi juga menyehatkan,” katanya.
Es Janggelan dibuat dari cincau hitam yang kaya serat. Sementara, Es Secang menggunakan kayu secang yang dipercaya meningkatkan imunitas. (*/rri/red)
Tags: questtt hotel, rujak uleg, superradio.id, tahun bau
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





