Hari Ibu, PDI Perjuangan Jatim Gelar Seminar Refleksi Kongres Perempuan di Masa Kini

Yovie Wicaksono - 24 December 2022

SR, Surabaya – Peringatan Hari Ibu ke-94 dirayakan secara berbeda oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim). Kali ini momen tersebut diperingati dengan menggelar seminar bertajuk “Refleksi Kongres Perempuan di Masa Kini” di Aula Megawati, Sabtu (24/12/2022).

Dalam kegiatan tersebut, 18 kader perempuan yang menjadi bagian legislatif hingga kepala daerah yang hadir secara langsung maupun daring membagikan kisah dan perjuangannya sebagai seorang perempuan yang punya banyak peran. 

“Jadi ini kita hadirkan di sini 18 orang yang sudah jadi, ini menjadi inspirasi bagi perempuan yang ada di struktural tingkatan DPC, PAC, sampai ke ranting agar mereka semua memiliki gambaran cara saat menuju legislatif,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno.

Untari menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya memperkuat integritas kadernya terutama kader perempuan untuk membangun partai ke depan, tanpa meninggalkan tanggung jawab sebagai ibu. 

“Kita punya kader perempuan se-Jatim itu sekira 30 ribu orang, ini semuanya adalah perempuan berdaya yang ada di masyarakat dan mereka mendapat instruksi dari ketua umum untuk selalu menangis dan tertawa bersama rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai perempuan tidak bisa sekadar menjadi konco wingking tapi juga harus memperjuangkan kesetaraan dan itu hanya bisa diwujudkan ketika sudah menjadi bagian dari politik. Banyak hak yang perlu perjuangan lebih dan itu hanya bisa dilakukan oleh sesama perempuan karena ia yang mengalami.

“Peran perempuan di ranah politik ini sangat penting karena politik menjadi pilar demokrasi dan ini tidak akan pernah jadi setara tanpa hadirnya perempuan di politik yang sekarang, sehingga kalau ada afirmasi perempuan 30 persen di dalam undang-undang pemilu dan kemudian di KPU itu sebenarnya upaya dalam mewujudkan demokrasi Indonesia yang ada kesetaraan,” ungkapnya.

Untuk itu, lewat acara ini, ia berharap para kader makin semangat untuk memperjuangkan hak masyarakat serta menjadi anggota yang berintegritas, kompeten, fokus, strategis, dan taktis.  

“Kita harus punya strategis berpikir ke depan, harus berpikir taktis. Perempuan berdaya Indonesia maju menjadi bagian dari upaya kami PDI Perjuangan untuk bersama negara membangun dan memakmurkan perempuan Indonesia,” tuturnya.

Hal ini mendapat sambutan baik dan apresiasi dari Wakil Ketua DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu. Menurutnya, kegiatan yang dilakukan DPD PDI Perjuangan Jatim ini menjadi langkah bagus untuk membekali para kader kedepannya. 

“Dengan adanya sharing pengalaman ini menjadi satu bekal untuk kita semua, kita mengambil mana sisi yang terbaik yang bisa dikembangkan,” ucapnya.

Tak lupa ia berpesan kepada para kader untuk selalu menjadi pribadi yang santun, kuat, dan berpendirian kuat dalam segala bidang. 

“Saran saya sekali lagi perempuan harus kuat, tidak, cengeng, sabar, dan santun, karena perempuan tuntutannya lebih besar dari politisi laki-laki,” pungkasnya. (hk/red)

Tags: ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.