Harga Sembako Tak Stabil, Pemkot Kediri Rencanakan Gelar Operasi Pasar Saat Ramadan
SR, Kediri – Dalam kurun waktu belakang, harga kebutuhan pokok seperti beras dan telur di wilayah Kediri dan sekitarnya belum stabil.
Telur misalnya, di kota dan kabupaten Kediri masih berkisar di harga 28 ribu rupiah per kilogram. Begitu juga beras, harga termurah antara 14 sampai 15 ribu rupiah untuk beras biasa. Tentu untuk jenis premium harga jelas diatasnya.
Terkait dengan hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menjadwalkan operasi pasar pada bulan Ramadan 1445 Hijriah untuk menstabilkan harga bahan pokok.
Penjabat Wali Kota Kediri Zanariah mengatakan operasi pasar beras ini dilaksanakan agar masyarakat bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau.
“Saya harap masyarakat juga jujur bahwa ini harus adil agar semua dapat beras ini dengan harga terjangkau. Karena tiap KTP bisa membeli 10 kilogram saja,” kata Zanariah di Kediri, Jumat (1/3/2024).
Sebelumnya, operasi pasar sudah digelar di sejumlah tempat di wilayah Kota Kediri. Animo masyarakat selalu tinggi saat operasi pasar.
“Setiap kali operasi pasar pasti selalu habis 10 ton beras ini,” jelasnya.
Kepala Bagian Perekonomian Kota Kediri Tetuko Erwin Sukarno menambahkan operasi pasar lanjutan ini dilaksanakan karena melihat antusias masyarakat mendapatkan beras dengan harga terjangkau ini masih tinggi.
Menurut dia, di hari terakhir operasi pasar beras di Kecamatan Pesantren pada pekan lalu kurang dari dua jam, 10 ton beras ludes terjual.
Disinggung penyebab kenaikan harga beras, Erwin mengatakan hal ini dipicu dengan tanam padi yang dilakukan petani mundur.
“Saat ini hujan terlambat. Biasanya November Desember sudah hujan. Sebagian besar sudah mulai tanam, jadi di Maret panen. Semoga saat Lebaran sudah panen raya,” kata dia.
Sebelumnya, Pemkot Kediri menggelar operasi pasar di Kantor Kelurahan Banjarmlati, Kota Kediri. Operasi pasar beras ini merupakan lanjutan operasi pasar beras yang dilaksanakan pada 26-28 Februari 2024 di tiga kantor kecamatan sebelumnya yakni Kecamatan Kota, Mojoroto, dan Pesantren.
Operasi pasar ini khusus menjual beras. Terdapat dua macam yang dijual yaitu beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual dengan harga Rp52.000 per 5 kilogram dan beras premium seharga 68.000 per 5 kilogram. (*/red)
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





