Gubernur Puji Sekolah Rakyat Lamongan Paling Siap Beroperasi
SR, Lamongan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, sebagai unit paling siap beroperasi di antara 19 sekolah serupa di Jawa Timur.
“SR di Lamongan sudah sangat siap dari segi infrastruktur, fasilitas ruang belajar, asrama siswa, hingga tenaga pengajar. Kepala sekolah dan guru pun sudah tersedia,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima di Lamongan, Jawa Timur, Selasa (8/7/2025).
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat tingkat sekolah menengah atas (SMA) tersebut akan mulai menjalankan pembelajaran pada 14 September 2025, dengan tiga rombongan belajar (rombel) yang masing-masing terdiri atas 25 siswa.
Gubernur secara khusus juga meminta agar proses adaptasi siswa, terutama terkait sistem asrama agar dimulai lebih awal pada 12 September.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memastikan bahwa pemkab setempat mendukung penuh pelaksanaan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya nasional memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis dan berkualitas.
“Hadirnya SR pasti kami dukung karena sejalan dengan misi pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul, berdaya saing, dan berakhlak. Ini investasi masa depan generasi bangsa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani menjelaskan bahwa proses seleksi siswa di SR Lamongan dilakukan secara transparan dan ditetapkan melalui surat keputusan pemerintah pusat.
Adapun tenaga pendidik dipetakan sesuai domisili dan kebutuhan masing-masing. Selain SR, di lokasi yang sama juga tetap beroperasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Maritim dengan sistem pembelajaran campuran (blended learning).
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah turut menyerahkan berbagai bantuan sosial, antara lain Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), Program Keluarga Harapan Plus (PKH Plus), bantuan untuk penerima manfaat Kartu Indonesia Pintar (KIP) Putri Jawara.
Kemudian, bantuan langsung tunai bagi buruh pabrik rokok, serta sejumlah program pemberdayaan seperti Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Program Desa Berdaya, dan Jatim Puspa (Pemberdayaan Usaha Perempuan).
Selain itu, juga disalurkan bantuan operasional pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, tali asih bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan zakat produktif. Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp8,39 miliar. (*/ant/red)
Tags: khofifah, Lamongan, sekolah rakyat, siap operasi, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





