Gresik-Surabaya Dilewati Gelombang Atmosfir Kelvin Waspada Cuaca Ekstrem
SR, Surabaya –Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Jawa Timur lantaran dalam dua hari ini, Rabu-Kamis (22-23/5/2024) wilayah Jatim dilintai gelombang atmosfir Kelvin.
Fenomena gelombang Kelvin ini memicu terjadinya peningkatan pertumbuhan awan konvektif yang paa akhirnya akan mendatangkan hujan. Namun intensitas hujan ringan atau lebat, sangat bergantung pada kekuatan gelombang Kelvin itu sendiri.
Pihak BMG memperkirakan sejumlah daerah berpotensi turun hujan disertai petir dan angin kencang pada malam hari di wilayah Kabupaten Gresik, Lamongan, dan Surabaya. Sementara potensi hujan juga akan dialami Sumenep pada siang hingga sore.
Di luar lewatnya gelombang Kelvin, secara umum cuaca di Jatim pagi hingga dini hari didominasi cerah. Cuaca akan bervariasi dari cerah, berawan, cerah berawan, berawan tebal hingga berkabut.
Surabaya akan cerah pada pagi dan siang hari. Untuk malam dan dini hari, cuaca akan cerah berawan. Suhu Kota Pahlawan berkisar antara 26-34 ⁰C, kelembapan 50 hingga 90 persen, dengan kecepatan angin antara 20 km/jam.
Sementara wilayah Sidoarjo yang tampaknya cerah dan sempat berkabut di beberapa daerah. Suhu berkisar pada 24-34 ⁰C , kelembapannya sama seperti Surabaya, yakni antara 50 hingga 90 persen.
Karena cuaca Jatim besok masih didominasi cerah, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tidak lupa menggunakan sunscreen atau tabir surya saat beraktivitas di luar rumah. Tujuannya untuk menghindari efek buruk paparan sinar matahari secara langsung terhadap kulit yang bisa sebabkan kulit luka bakar atau sunburn.
Penting untuk dicatat bahwa prakiraan cuaca dapat berubah, oleh karena itu, disarankan untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca dari sumber yang terpercaya. Dengan mengetahui prakiraan cuaca ini, masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang mungkin terjadi pada periode tertentu. (*/red)
Tags: bmkg juanda, gelombang atmosfie kelvin, hujan petir, konveksi awa
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





