Gagal Raih Juara Ketiga, Banteng Jatim Akui Keunggulan Papua Raya
SR, Surabaya – Tim Banteng Jawa Timur harus merelakan posisi ketiga dalam ajang Soekarno Cup 2026 setelah ditaklukkan oleh Banteng Papua Raya dengan skor akhir 1-3.
Pertandingan sengit yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8/2026) menyisakan catatan evaluasi besar bagi tim tuan rumah.
Manajer Banteng Jawa Timur, Didik Prasetiyono atau yang akrab disapa Dikdong, menyatakan bahwa keberuntungan memang belum berpihak pada skuadnya dalam laga penutup tersebut.
Pihaknya secara terbuka mengakui keunggulan lawan dan memberikan ucapan selamat atas pencapaian tim asal Bumi Cenderawasih tersebut.

“Dewi Fortuna belum berpihak kepada Banteng Jatim. Hari ini kita menutup Soekarno Cup 2026 dengan hasil kurang menggembirakan, kita dikalahkan oleh Papua Raya 3-1 dan kami ucapkan selamat kepada mereka,” ujar Didik saat memberikan keterangan usai laga.
Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran pelatih dan pemain yang telah berjuang keras sepanjang turnamen.
Meskipun kualitas individu pemain dinilai sudah mumpuni, Didik menyoroti pentingnya penguatan kerja sama tim (teamwork) sebagai bahan evaluasi utama ke depan.
Ke depan tambahan durasi pemusatan latihan atau training camp guna membangun chemistry antar-pemain menjadi salah satu catatan.
Selain aspek teknis, manajemen Banteng Jatim juga mengisyaratkan adanya perombakan komposisi skuad untuk menghadapi musim mendatang. Hal ini berkaitan dengan penyesuaian regulasi usia pemain serta aturan kompetisi lain seperti Liga 3 dan Elite Pro Academy (EPA) yang akan dipantau secara ketat.

Di sisi lain, asisten pelatih Banteng Papua Raya, Hendrik Rewang, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan anak asuhnya menyabet gelar juara ketiga. Baginya, prestasi ini sangat luar biasa mengingat status mereka sebagai tim debutan yang baru pertama kali berpartisipasi dalam ajang Soekarno Cup.
Hendrik memuji kedisiplinan para pemainnya yang mampu menjalankan instruksi tim pelatih dengan sangat baik sepanjang dua babak pertandingan. “Mereka mendengar apa yang kita kasih arahan, bagaimana di saat bertahan atau menyerang mereka melakukan instruksi yang kami berikan kepada anak-anak,” tuturnya.
Jalannya pertandingan sendiri berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal, di mana skor sempat imbang 1-1 pada babak pertama sebelum Papua Raya menambah keunggulan di babak kedua.
Kemenangan tim tamu akhirnya terkunci pada menit ke-93 lewat gol yang dicetak oleh Samalo, pemain bernomor punggung 9, yang sekaligus mengakhiri perlawanan tuan rumah. (hk/red)
Tags: Banteng Jatim, papua raya, soekarno cup 2026, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.



