Megawati Beri Ultimatum Keras: Kader “Dua Kaki” Silakan Kembalikan KTA

Rudy Hartono - 24 August 2026
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberi pengarahan saat konsolidasi internal di Hotel Vasa Surabaya, Minggu (23/8/2026)

SR, Surabaya – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, memberikan peringatan keras kepada seluruh kader yang dinilai mulai kehilangan semangat perjuangan atau bersikap tidak loyal terhadap garis partai.

Presiden ke-5 Indonesia itu secara terbuka meminta kader yang memiliki loyalitas ganda atau berniat pindah ke organisasi lain untuk segera mengundurkan diri secara resmi. “Ayo kalau ada yang mau masuk ke partai lain silakan kembalikan. Ini perintah ketua umum. Siapa yang ‘dua kaki’ pergi sana, kembalikan KTA (kartu tanda anggota)-nya,” tegasnya di hadapan para kadernya, di konsolidasi internal, Minggu (23/8/2026).

Dalam orasinya, ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap fenomena kader yang  hanya ingin menikmati fasilitas serta jabatan dari partai namun enggan bekerja keras di lapangan. Jajaran DPP akan memantau ketat perilaku para anggota yang dinilai hanya sekadar mencari keuntungan pribadi tanpa memiliki militansi yang jelas.

Evaluasi kinerja juga menjadi sorotan utama, di mana Megawati mempertanyakan mengapa perolehan suara di beberapa wilayah Jawa Timur mengalami penurunan. “Apakah sudah diri kalian pernah mengevaluasi. Coba ini nanti pulang ini jadi PR,” ujarnya saat meminta pertanggungjawaban kader atas hasil politik di wilayah masing-masing.

Ia membandingkan kemudahan fasilitas saat ini dengan masa sulit perjuangan partai di Sukoliro yang penuh tekanan. Ia mengenang bagaimana para kader pendahulu tetap kompak dan berani melawan tekanan intelijen meski harus tidur dalam kondisi terbatas dan penuh risiko keamanan demi menjaga marwah partai.

Tak sekadar omongan. Megawati akan menandai atau “niteni” kader yang terbukti berbohong atau sekadar berpura-pura dalam menjalankan tugas partai. Ia menekankan bahwa PDI Perjuangan hanya memerlukan individu yang memiliki kesatuan suara serta tekad bulat demi menjaga soliditas organisasi ke depan.

Ia pun mengingatkan bahwa tanggung jawab sebagai kader harus melibatkan “otak dan hati” sepenuhnya untuk memenangkan Pemilu 2029 mendatang. Tidak boleh ada sikap “colong playayu” atau lari dari tanggung jawab serta menginstruksikan seluruh kader untuk segera bangkit dari kelesuan demi mencapai target kemenangan partai.

“Nih kamu nih kayaknya kalau saya lihat lihat banyak juga tampang yang mau kayak gitu-gitu. Pokoknya nanti 2029 kita mau menang lagi apa tidak,” pungkasnya.

Sekadar informasi, pertemuan strategis tersebut dihadiri secara lengkap oleh tiga pilar partai, mulai dari kepala daerah, wakil kepala daerah, anggota DPR RI daerah pemilihan Jawa Timur, hingga jajaran DPRD tingkat provinsi serta kabupaten/kota. (hk/red)

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.