Dramatis, Banteng Jabar Segel Gelar Juara Soekarno Cup 2026 di Surabaya

Rudy Hartono - 25 August 2026
Skuad Banteng Jawa Barat junjung trophy juara Soekarno Cup 2026 di Gelora Bung Tomo, Senin (24/8/2026).

SR, Surabaya – Banteng Jabar resmi merengkuh gelar juara Soekarno Cup 2026 setelah menumbangkan Banteng Bali dalam laga final di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (24/8/2026).

Kemenangan tim asal Jawa Barat tersebut dipastikan melalui drama adu penalti yang berakhir dengan skor 5-3 setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga babak tambahan.

Pertandingan final melawan Banteng Bali berlangsung sangat sengit sejak awal laga. Meskipun tim asal Jabar tersebut melancarkan serangan cepat secara berulang kali, lini tengah Bali yang solid berhasil meredam upaya tersebut hingga waktu normal dan masa extra time usai.

Ketegangan di lapangan sempat memuncak ketika wasit mengeluarkan kartu kuning untuk Rio Rifaldi dari Jabar pada menit ke-97 serta I Made Yasa dari Bali di pengujung laga. Namun, Jabar akhirnya mengukuhkan dominasi mereka di babak penentuan dan berhak atas dana pembinaan sebesar Rp150 juta.

Pelatih Kepala Banteng Jabar, Faisyal Maesa, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini yang merupakan buah dari persiapan matang selama tiga bulan.

“Alhamdulillah memang di awal juga kami menargetkan untuk juara dan kami selalu setiap pelatihan maupun uji coba selama persiapan kami tekankan pada pemain agar kita bisa menjadi juara,” tuturnya.

Faisyal menekankan bahwa target utama tim bukan sekadar meraih piala, melainkan membentuk karakter tangguh para pemainnya di lapangan.

Hal ini menjadi landasan kuat bagi skuad muda Jabar yang baru pertama kali merumput di level nasional. “Artinya bukan hanya mendapatkan piala, tapi kita mempunyai mental yang juara,” terangnya.

Mengenai strategi permainan, Faisyal mengakui adanya tantangan besar terkait kebugaran pemain akibat jadwal pertandingan yang sangat padat. “Kita maksimalkan pemain yang ada. Dan alhamdulillah pemain bisa memberikan apa penampilan atau promo yang terbaik itu mungkin,” jelasnya mengenai rotasi pemain yang dilakukannya.

Selain menyabet trofi utama, Banteng Jabar juga mendominasi penghargaan individu di mana Faisyal Maesa dinobatkan sebagai pelatih terbaik. Pemain bernomor punggung 21 dari Jabar pun terpilih sebagai pemain terbaik turnamen, menyempurnakan kegembiraan tim usai perayaan bersama para suporter.

Menatap masa depan, Faisyal berharap skuad juara ini tetap dipertahankan untuk mengikuti kompetisi yang lebih tinggi. “Mudah-mudahan dari ketua DPD juga bisa memberikan apa memfasilitasi untuk pemain-pemain yang Panding Jabar ini baik di main suratin atau di Liga 4 nanti di Jawa Barat” harapnya.

Penutupan turnamen di Surabaya ini diakhiri dengan megah melalui atraksi drone yang membentuk formasi peta Indonesia serta potret tokoh nasional Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri. Slogan “Warisi Apinya!!” yang muncul di langit malam menjadi penanda berakhirnya kompetisi yang dinilai sukses secara fasilitas oleh pihak Jabar. (hk/red)

 

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.