Ecoton Mendesak Australia Stop Ekspor Sampah ke Indonesia

Yovie Wicaksono - 8 August 2025
Australia telah mengirimkan sampah plastik ke Indonesia sebanyak 22.333 ton sampah selama periode 2023-2024. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Ecoton menyebut Australia telah mengirimkan sampah plastik ke Indonesia sebanyak 22.333 ton sampah selama periode 2023-2024, atau naik 27,9% dari sebelumnya sebesar 16.100 ton sampah yang masuk.

Koordinator Aksi Sampah Impor Ecoton Alaika Rahmatullah mengatakan, penelitian yang dilakukan pihaknya, mengungkap sampah plastik Australia yang dikirim ke Indonesia menjadi ancaman besar bagi masyarakat dan menjadi beban penyakit.

“Berdasarkan temuan mikroplastik oleh Ecoton, Wonjin University dan UNAIR dalam darah ditemukan 88 partikel/26 sampel, dan amnion sebanyak 107 partikel/11 sampel, dan urine sebanyak 52 partikel/9 sampel,” ujarnya.

Australia juga diharapkan tidak hanya menjadi pihak dalam negosiasi INC-5.2, tetapi juga menjadi pelopor dalam mengatur batas maksimal produksi plastik global, melarang perdagangan sampah plastik lintas negara, dan mendorong mekanisme pendanaan internasional yang memadai untuk mendukung transisi sistemik di negara-negara berkembang.

“Para pemimpin dunia harus mendukung Perjanjian Global Plastik yang Ambisius, Mengikat, dan Berkeadilan,” tuturnya.

Tak hanya itu. Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia juga harus aktif dan mendukung penuh dalam melindungi kesehatan manusia, keanekaragaman hayati dan lingkungan dari bahan kimia berbahaya dalam plastik.

“Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah Australia untuk menjadi pelopor dalam perjanjian plastik global untuk menghapus bahan kimia berbahaya termasuk kelompok bahan kimia yang ada dalam seluruh siklus hidup plastik dan dapat membahayakan manusia, alam, dan lingkungan, serta mencegah pengganti yang justru merugikan,” jelas Alaika.

Sebelumnya, Ecoton menggelar aksi mendesak Australia untuk menghentikan pengiriman sampah ke Indonesia di depan gedung ESA Sampoerna (Konsulat Jenderal Australia) Surabaya, Kamis (7/8/2025).

Sampah plastik Australia picu pencemaran dioksin di desa Tropodo, Kecamatan Krian, Sidoarjo desa Gedangrowo, Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo, dan Kecamatan Pagak Kabupaten Malang.

Melalui aksi ini, sekaligus momentum perundingan Global Plastic Treaty sesi ke-5.2 yang sedang berlangsung. Ecoton menyerukan kepada para pemimpin dunia untuk menghentikan seluruh bentuk ekspor sampah plastik dari Australia ke Indonesia. (*/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.