Dua SPPG Tulungagung Hentikan Operasional Akibat Dana Belum Cair
SR, Tulungagung – Dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tulungagung, Jawa Timur, menghentikan operasional sementara akibat dana bantuan operasional dari pemerintah pusat belum cair.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Tulungagung Sebrina Mahardika, Jumat (13/2/2026), mengatakan penghentian sementara terjadi di SPPG Wates, Kecamatan Sumbergempol, dan SPPG Bendosari, Kecamatan Ngantru.
“Memang ada beberapa SPPG yang berhenti sementara karena keterlambatan penerimaan dana operasional. Namun ini bukan karena keterlambatan pengajuan proposal,” kata Sebrina.
Ia menjelaskan, dana operasional SPPG bersumber dari pemerintah pusat dan disalurkan langsung ke masing-masing rekening SPPG. Keterlambatan pencairan terjadi akibat perubahan sistem anggaran di tingkat pusat.
Menurut dia, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Tulungagung, tetapi juga di sejumlah daerah lain yang tengah mengalami masa transisi sistem penyaluran dana.
Secara teknis, setiap SPPG yang telah mengajukan proposal sesuai jadwal akan menerima dana melalui mekanisme virtual account dengan sistem auto top up.
Dana akan ditambahkan otomatis ketika saldo dalam rekening virtual mendekati batas tertentu. “Setiap SPPG memiliki virtual account. Jika saldo mendekati batas minimal, akan dilakukan top up otomatis. Saat ini masih dalam masa peralihan sistem,” ujarnya.
Akibat belum cairnya dana operasional, kedua SPPG tersebut belum dapat melakukan pembelian bahan pangan untuk mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi.
BGN meminta pengelola SPPG yang terdampak untuk bersabar menunggu proses penyesuaian sistem hingga pencairan dana kembali normal. (*/ant/red)
Tags: dana belum cair, sppg stop operasi, superradio.id, tulungagung
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





