Puncak Hari Anak Nasional 2026 di Surabaya Dihadiri Sederet Menteri
SR, Surabaya – Kota Surabaya siap menjadi tuan rumah puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Bertajuk “Festival Raya Anak Surabaya Hebat 2026” agenda berskala nasional ini dirancang megah dan sarat nilai inspiratif demi memberikan ruang terbaik bagi tumbuh kembang ribuan anak di Kota Pahlawan.
Dipusatkan di kawasan bersejarah Balai Pemuda, kegiatan yang terbuka untuk umum itu akan berlangsung pada 28-29 Juli 2026 mendatang.
Pada hari pertama, acara diisi berbagai kegiatan edukasi, literasi anak, pameran inovasi, hingga pentas seni dan budaya di lingkungan sekolah. Kemeriahan tersebut kemudian berlanjut pada acara puncak tanggal 29 Juli di Balai Pemuda.
Diantaranya, seremoni utama, permainan anak, berbagai lomba, kelas inspiratif, hingga talkshow inspiratif bertajuk berbagi rahasia sukses masa kecil. Sesi ini menghadirkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju bersama Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang akan membagikan cerita personal mengenai perjalanan hidup dan perjuangan masa kecil mereka di hadapan anak-anak yang hadir.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya, Dra. Ida Widayati, M.M. mengungkapkan, setidaknya ada tiga hingga empat pejabat setingkat menteri yang dijadwalkan hadir. Mulai dari Menteri Pendidikan, Menteri PPPA, Menteri Kominfo, serta perwakilan dari KPAI.
“Di puncaknya di tanggal 29 insyaallah akan ada tiga menteri yang hadir. Ada Menteri Pendidikan, Menteri PPPA, Menteri Kominfo, dan KP,” ujarnya saat ditemui di pelantikan FPPI Surabaya, Rabu (22/7/2026).
Ida menjelaskan bahwa tujuan utama dari sesi berbagi cerita para pejabat negara ini adalah untuk menanamkan nilai-nilai kegigihan, kerja keras, dan pantang menyerah kepada generasi muda.
“Nanti ada talk show menteri, mereka akan menceritakan bagaimana perjuangan beliau dari kecil sampai berhasil seperti saat ini,” jelasnya.
Untuk itu, demi menjamin kenyamanan, keamanan, dan kelancaran seluruh rangkaian puncak acara, Pemkot Surabaya akan melakukan sterilisasi total di seluruh kawasan Balai Pemuda. Seluruh fasilitas di area tersebut ditutup untuk kegiatan lainnya dan didedikasikan penuh bagi anak-anak.
“Itu kita blok semua se-Balai Pemuda untuk kegiatan anak, di Balai Pemuda itu nanti enggak ada kegiatan kecuali kegiatan anak,” tegas Ida.
Tak berhenti disitu. Pihaknya juga bergerak cepat menyiapkan agenda keberlanjutan. Ia berencana segera mematangkan program-program intervensi dan pemberdayaan bagi kaum perempuan di Surabaya, termasuk bantuan spesifik bagi korban kekerasan serta penyandang disabilitas melalui sinergi antarorganisasi.
Sebagai langkah jangka panjang, lanjutnya, DP3AK tengah menyusun rencana kolaborasi program pemberdayaan perempuan dalam skala yang lebih besar. Program ini diproyeksikan akan diluncurkan bersamaan dengan momentum peringatan hari besar mendatang.
“Kita akan menyusun program apa yang bisa kita kolaborasikan untuk perempuan Surabaya. Mungkin nanti bisa kita kolaborasikan dengan Hari Ibu,” pungkasnya. (hk/red)
Tags: balai pemuda, hari anak nasional 2026, panggung megah, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





