Dito : Kesadaran Masyarakat Soal Protokol Kesehatan Masih Kurang

Yovie Wicaksono - 21 November 2020
Dito saat melakukan kampanye di Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri kian hari makin masif saja. Tercatat hingga sekarang jumlah penderita Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri tembus di angka seribu lebih. Bahkan beberapa waktu lalu, kantor DPRD Kabupaten Kediri sempat di lockdown lantaran ada salah satu anggota dewan terpapar Covid-19.

Merespon situasi tersebut, Calon Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono mengatakan, tingginya jumlah penderita Covid-19 dikarenakan rendahnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

“Solusinya sebenarnya sangat sangat mudah, kesadaran masyarakat untuk cuci tangan, pakai masker. Makanya saya kalau sudah turun ke lapangan melihat orang tidak pakai masker, saya sampaikan untuk menggunakan masker,” ujar pemuda berusia 28 tahun yang akrab disapa Dito ini.

Disamping itu, faktor lainnya adalah kurangnya sosialisasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kediri tentang pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Karena kesadaran masyarakat Kabupaten Kediri untuk menjaga protokol kasehatan itu masih kurang sekali. Ini menurut saya salah satu faktornya karena kurang sosialisasi dari Pemerintah Kabupaten Kediri,” tegasnya.

Dito membandingkan penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemerintah Kota Kediri yang di nilai sudah cukup baik.

Oleh sebab itu, dalam setiap kampanyenya, Dito selalu berusaha untuk  menyadarkan masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, beberapa waktu lalu, ia juga memberikan bantuan 5 ribu peralatan test swab antigen ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI)  Kabupaten Kediri. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.