Ditlantas Polda Jatim Keluarkan 155 Surat Tilang saat PSBB Surabaya Raya

Yovie Wicaksono - 28 May 2020
Penertipan pengedara motor yang melanggar saat penerapan PSBB di wilayah Surabaya. Foto : (Ditlantas Polda Jatim)

SR, Surabaya – Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Surabaya Raya masih diwarnai sejumlah pelanggaran lalu lintas. Sebagai bentuk penegakan hukum, Ditlantas Polda Jatim mencatat telah mengeluarkan 155 surat tilang (bukti pelanggaran) bagi pengendara kendaraan bermotor.

“Kami menindak sejumlah pelanggaran selama masa PSBB di Surabaya Raya. Salah satunya, menindak masyarakat yang melakukan trek-trekan atau balapan liar di jalanan pada malam hari. Total sudah ada 155 tilang yang kami keluarkan,” kata Wadirlantas Polda Jatim, AKBP Pranatal Hutajulu, Rabu (27/5/2020).

Total surat tilang itu hasil dari tiga hari operasi penindakan sejak Minggu (24/5/2020) hingga Selasa (26/5/2020). 

Dari 155 tilang tersebut, Pranatal menyebut pihaknya menyita 25 kendaraan masyarakat yang berknalpot brong hingga melakukan trek-trekan. Sedangkan sisanya, ada 130 pelanggar yang disita STNKnya karena tak menggunakan helm hingga melanggar rambu.

“Kita lakukan penindakan ada surat tilang 155, yang disita kendaraan itu sementara ini 25, sisanya yang disita STNK-nya 130,” kata mantan Kapolres Ngawi tersebut.

Pranatal menambahkan, kejadian balapan liar masyarakat di Surabaya ini bahkan ditemui di beberapa titik. Tercatat ada tiga titik yakni di Jalan Darmo, Jalan Demak hingga kawasan Merr. 

“25 kendaraan yang disita itu karena knalpot brong dan balap liar. Ada juga banyak ditemui di Jalan Darmo, di Jalan Demak sama Merr,” paparnya.

Tak hanya itu, Pranatal mengaku operasi ini sengaja dilakukan karena mulai menemui banyak pelanggaran masyarakat di masa PSBB. Pihaknya pun akan tegas dalam menindak masyarakat yang tidak taat aturan dan dikhawatirkan akan berakibat pada kecelakaan lalu lintas. 

“Kegiatan ini sebagai penertiban situasi karena kecenderungan masyarakat sekarang mulai jenuh mungkin ya, mulai aneh-aneh,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.