Demo Buruh Gresik Kepung Kantor BPJS Kesehatan dan BPS
SR, Gresik – Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja (Sekber) Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, mendatangi kantor BPJS Kesehatan dan Badan Pusat Statistik pada Kamis (22/10/2026)
Aksi penyampaian aspirasi yang dilangsungkan di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, itu bertujuan mendesak perbaikan layanan jaminan kesehatan serta penggunaan data ekonomi yang akurat.
Unjuk rasa yang digelar itu akhirnya membuahkan sejumlah kesepakatan strategis bagi kesejahteraan para pekerja.
Beberapa poin kesepakatan penting berhasil dicapai guna merespons berbagai persoalan mendesak di lapangan.
Salah satu hasil utamanya adalah pembentukan forum koordinasi berkala untuk membahas masalah kepesertaan serta pelayanan kesehatan pekerja.
Forum rutin itu disepakati agar tidak hanya berjalan saat aksi unjuk rasa berlangsung melainkan menjadi wadah komunikasi yang berkesinambungan.
Selain itu, BPJS Kesehatan berkomitmen menggandeng dinas terkait serta asosiasi fasilitas kesehatan untuk menyelesaikan polemik di tingkat bawah.
Anggota Sekber Gresik, Apin Sirait, menyoroti administrasi kepesertaan JKN yang kerap nonaktif akibat pemutusan hubungan kerja.
Ia menegaskan perlunya pelibatan serikat pekerja agar status kepesertaan JKN buruh tetap terlindungi sesuai regulasi hukum yang berlaku.
Pihaknya juga menyayangkan pemutusan kerja sama Rumah Sakit Petrokimia Gresik yang dinilai membebani masyarakat luas.
“Jangan korbankan pekerja dan masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan,” tegas Apin Sirait.
Terkait tuntutan di BPS, buruh mendesak agar data survei pertumbuhan ekonomi triwulanan tahun 2026 digunakan sebagai acuan relevan bagi pengupahan mendatang.
“Hal ini lebih relevan untuk menghitung pengupahan tahun 2027, karena data lebih update dan penghitungan pertumbuhan ekonomi sektor migas belum dapat menggunakan data primer secara langsung di tingkat Kabupaten, karena menggunakan metodologi dan standar penghitungan yang telah ditetapkan. Masukan terkait pemanfaatan data primer oleh BPS level Kabupaten/Kota, terutama BPS Kabupaten Gresik, akan diteruskan secara berjenjang,” pungkasnya. (*/red)
Tags: bpjs, Bps, buruh, Demonstrasi, gresik, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





