Cegah Kecelakaan, Warga Surabaya Diimbau Takbiran di Wilayah Masing-masing
SR, Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau masyarakat agar menghindari kegiatan takbiran yang dilakukan dengan cara motoran bergerombol keliling Kota Pahlawan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Imbauan tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Walikota Surabaya Nomor: 000.1.10 /8947/ 436.8.6/ 2023 tentang Peningkatan Pemeliharaan Keamanan, Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat Kota Surabaya menjelang Idulfitri 1444 H / 2023 M dan Libur Panjang.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, tidak ada larangan bagi warga yang melaksanakan takbiran. Hanya saja, warga diimbau agar dapat melaksanakan malam takbiran di musala, masjid atau wilayah masing-masing.
“Karena dalam Surat Edaran mengatakan jangan ada takbir keliling, bukan melarang takbir keliling, tapi menjaga jangan sampai terjadi kecelakaan, biasanya gerombolan bareng (takbir keliling) ada yang jatuh,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.
Menurutnya, kegiatan yang lebih banyak mudharatnya seharusnya dapat lebih dihindari. Misalnya seperti melaksanakan takbiran bergerombol menggunakan sepeda motor berkeliling Kota Surabaya.
“Kalau itu lebih banyak mudharatnya jangan pernah dilakukan, kalau lebih banyak berkahnya lakukan. Kalau takbir digemakan di masing-masing musala, masjid, betapa indahnya suara takbir itu bergema di Surabaya,” tutur Cak Eri, panggilan lekat Wali Kota Surabaya.
Karenanya, Cak Eri berharap warga tidak melaksanakan takbiran dengan cara motoran bergerombol keliling Kota Surabaya. Menurut dia, alangkah baiknya jika warga melaksanakan takbiran di musala, masjid atau kampung masing-masing.
“Jadi tidak muter takbiran keliling bawa motor. Memang kita boleh takbir keliling menyampaikan Idulfitri, tapi bergerak di wilayah masing-masing tidak ke wilayah lain,” katanya.
Di sisi lain, Cak Eri juga memastikan, selama libur Lebaran, jajaran di lingkup Pemkot Surabaya akan tetap siaga untuk menjaga Kota Pahlawan. Para petugas akan melaksanakan patroli secara bergantian untuk menjaga keamanan dan ketertiban Kota Pahlawan.
“Asuhan rembulan tetap bergerak, bergantian, ada shift yang dilakukan Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan (Dishub), banyak teman-teman melakukan kegiatan rutin di Surabaya untuk menjaga kota ini. Artinya patroli tetap berjalan meski lebaran,” ujarnya.
Tak hanya itu, Cak Eri menyebut, saat malam Idulfitri 1444 H, Tim Asuhan Rembulan bersama jajaran TNI dan Polri akan berkeliling untuk memastikan keamanan Kota Pahlawan. Meski ia memprediksi pada Lebaran tahun 2023 ini, banyak warga yang mudik ke kampung halaman.
“Di malam Idulfitri kita juga melakukan keliling kota bersama Asuhan Rembulan. Sambil kita lihat apakah ini jalan ditutup atau tidak. Kita lihat kenaikan sampai malam lebaran,” pungkasnya. (*/red)
Tags: Cegah Kecelakaan, Eri cahyadi, takbir keliling, Takbiran, Warga Surabaya
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





