DPRD Jatim Desak Usut Tuntas Kasus Keracunan 178 Dokter PPDS Unair

Rudy Hartono - 30 September 2026
Ilustrasi - Gedung IGD RSUD Dr. Soetomo. Foto: Facebook RSUD Dr. Soetomo.

SR, Surabaya – DPRD Jawa Timur meminta insiden dugaan keracunan yang dialami 178 orang dalam program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) di RSUD dr Soetomo Surabaya diusut tuntas.

Insiden tersebut terjadi saat kegiatan Pradik PPDS pada Senin (28/9/2026). Ratusan peserta dilaporkan mengalami sejumlah gejala, seperti mual, muntah, dan pusing.

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Puguh Wiji Pamungkas, menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut.

“Saya berharap supaya ini menjadi pelajaran agar diusut tuntas,” kata Puguh kepada wartawan, Selasa (29/9/2026).

Berdasarkan data yang diterima, terdapat 289 peserta yang mengikuti Pradik PPDS. Dari jumlah tersebut, sebanyak 178 orang dilaporkan mengalami gejala.

Mereka terdiri dari 172 peserta PPDS dan enam tenaga kebersihan.Sebanyak enam orang sempat menjalani observasi di IGD RSUD dr Soetomo. Sebagian peserta yang sebelumnya menjalani observasi telah diperbolehkan pulang.

Sementara itu, satu tenaga kebersihan yang sempat menjalani observasi juga telah diperbolehkan pulang pada Selasa pagi.

Puguh mengapresiasi respons cepat RSUD dr Soetomo dalam menangani insiden tersebut. Rumah sakit juga melakukan pemeriksaan laboratorium serta berkoordinasi dengan Polda Jatim, Puslabfor, dan Labkesmas untuk mengambil sampel dari orang-orang yang terdampak.

Dari penjelasan RSUD dr Soetomo dan pihak Unair, makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan berasal dari penyedia katering di luar rumah sakit.

DPRD Jatim mendorong penyedia makanan dimintai pertanggungjawaban apabila hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya kelalaian atau pelanggaran.  (*/red)

 

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.