Calon PAW Ketua DPRD Surabaya, Armuji: Semua Nama Kita Usulkan

Rudy Hartono - 19 February 2026
Wakil Walikota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji saat ditemui usai rapat fraksi, Rabu (18/2/2026).(foto : hamidiah kurnia/superradio.id)

SR, Surabaya – Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya Armuji menepis adanya isu 3  calon kuat, pengisi kursi kosong Ketua DPRD Surabaya. Hal tersebut disampaikan usai rapat fraksi di gedung DPRD Surabaya, Rabu (18/2/2026).

Armuji menyebut, kebijakan penggantian antar waktu (PAW) sepenuhnya ada di DPP PDI Perjuangan. Pihaknya hanya mengusulkan nama calon-calon yang seluruhnya merupakan bagian dari DPRD Surabaya.

Adapun sebelumnya ramai simpang siur calon pengganti mendiang Adi Sutarwijono sebagai ketua DPRD Surabaya periode 2024-2029. Semuanya mengerucut ke 3 nama yakni sekretaris Komisi A sekaligus sekretaris DPC PDI Perjuangan Surabaya Syaifuddin Zuhri, anggota Komisi A sekaligus Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Surabaya Budi Leksono, dan anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono.

“Ndak ada SZ, B, dan BL, jare sopo (siapa bilang) itu tidak begitu tapi semua punya peluang, semua tergantung DPP nanti kapan menurunankan perintah langsung kita urus,” ujarnya.

Wakil Walikota Surabaya itu pun menyebut tak ada kriteria khusus untuk PAW. Semua orang punya peluang, asalkan mereka anggota DPRD Surabaya. “InsyaAllah tidak terlalu lambat, yang terpilih belum tentu yang suaranya lebih banyak. Tidak ada kriteria khusus, belum tentu KSB yang jadi ketua, karna semua itu diusulkan ke pusat,” jelasnya.

Ditanya terkait waktu pengusulan, Armuji mengaku masih menunggu perintah pusat. Yang pasti, semua akan berjalan sesuai mekanisme yang ada.

“Semuanya layak dari 11 orang itu makanya kalau PAW kan sudah jelas mekanismenya.  Untuk PAW ini mekanismenya dari DPC dikirim ke DPD baru ke DPP PDI Perjuangan,” terangnya.

Sementara itu, sebagai salah satu kandidat yang ramai dibicarakan, Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengaku tak ambil pusing.

Saat ini, fokusnya ada pada penguatan fungsi partai di kerja-kerja kerakyatan. Menjalankan fungsi kepartaian untuk menjamin kepentingan rakyat dan berpihak ke masyarakat.

“Kerja kerja kerakyatan ini yang kita optimalkan. Selain merapatkan diri pada satu situasi apapun, intinya bagaimana kita bisa diterima masyarakat dan mengerti keinginan masyarakat,” sebutnya.

Pria yang akrab disapa Cak Ipuk tersebut pun mengaku akan patuh terhadap perintah partai siap ditempatkan dimana saja. Sebab yang terpenting adalah bagaimana ia berdampak untuk menyejahterahkan masyarakat.

“Saya sebagai kader siap diperintah dimana saja, bagaimana posisi bisa berdampak ke rakyat. Seorang kader harus siap diperintah partai,” pungkasnya. (hk/red)

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.