Bus Trans Jatim Lamongan-Paciran Beroperasi Oktober

Rudy Hartono - 24 July 2025
Sejumlah petugas dan perwakilan Dishub Lamongan berfoto bersama di depan armada Bus Trans Jatim seusai gladi kotor rute Koridor VII di Lamongan, Jawa Timur, Selasa (22/7/2025). (foto:rri)   

SR, Lamongan  – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lamongan memastikan layanan Bus Trans Jatim Koridor VII rute Lamongan–Sukodadi–Paciran mulai beroperasi pada Oktober 2025, dengan dukungan 15 unit bus dan pembangunan 50 halte di sepanjang jalur tersebut.

Plt Kepala Dishub Lamongan Dianto Hari Wibowo mengatakan, rute ini dipilih karena memiliki tingkat mobilitas tinggi, terutama dari kalangan pelajar, santri, dan warga pesisir utara Lamongan.

“Insyaallah sudah fix. Sebanyak 15 bus disiapkan dan akan dioperasikan setiap hari mulai pukul 05.00-21.00 WIB. Targetnya, bulan Oktober layanan sudah bisa beroperasi penuh,”ujarnya usai rapat persiapan operasional Bus Trans Jatim di Lamongan, Jawa Timur, Selasa (22/7/2025).

Dianto menjelaskan, jalur layanan dimulai dari Terminal Lamongan melalui Jalan Basuki Rahmad, Mastrip, pertigaan Plembon, ke utara menuju Sukodadi hingga Terminal Paciran.

Kemudian untuk arah sebaliknya melalui Sukodadi, Mastrip, Basuki Rahmad, Ahmad Dahlan, Sunan Drajat, Sumargo, Veteran, hingga kembali ke terminal.

Selain itu, lanjutnya, sebanyak 50 halte akan dibangun di sepanjang koridor tersebut, yang pengerjaannya dimulai pada Agustus.

“Lokasi halte diprioritaskan di kawasan sekolah, perkantoran, dan permukiman padat penduduk,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai bagian dari tahap awal, satu unit bus Trans Jatim telah menjalani gladi kotor untuk menelusuri rute dan mengukur jarak serta estimasi waktu antarbus.

“Hari ini telah dilaksanakan gadi kotor untuk perencanaan jadwal keberangkatan dan headway secara akurat,” tambah Dianto.

Sebelumnya, rute yang diusulkan Dishub setempat diqnggap strategis karena merupakan jalur pelajar dan padat penduduk dengan mobilitas tinggi.

Selain itu, juga menghubungkan pusat kota dengan kawasan pesisir yang terus berkembang secara ekonomi maupun demografi.

Pemkab setempat juga tengah menyiapkan usulan tambahan untuk pengembangan koridor selatan yang akan menghubungkan Lamongan-Mantup-Mojokerto.

Sebagai informasi, pengembangan rute tersebut merupakan tindak lanjut dari dibatalkannya rencana awal layanan Koridor VII di rute Sidoarjo–Surabaya, karena kendala akses ke Terminal Joyoboyo dan padatnya lalu lintas.

Saat ini, layanan Trans Jatim telah menjangkau wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan Bangkalan. Dengan penambahan koridor Lamongan–Paciran, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperluas jangkauan angkutan massal berbasis bus antardaerah. (*/rri/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.