Bupati Jember Tiadakan Open House Karena Alasan Ini

Rudy Hartono - 24 March 2026
Bupati Jember, Muhammad Fawait

SR, Jember – Bupati Jember, Muhammad Fawait menginstruksikan langkah penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan anggaran di lingkungan pemerintahannya. Hal ini merespons ketidakstabilan kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia.

Sebagai bentuk aksi, Fawait telah meniadakan open house Lebaran 2026 serta menyiapkan skema Work From Home (WFH) untuk Aparatur Dipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Jember.

Ditiadakan Sebagai bentuk aksi nyata, Pemkab Jember memutuskan untuk tidak menggelar acara open house di Pendapa Wahyawibawagraha pada momentum Lebaran 2026. Meski meniadakan seremoni open house formal, Fawait tetap membuka diri bagi para kader dan masyarakat yang ingin bersilaturahmi secara sederhana.

“Tahun ini tidak ada open house di pendapa. Kami kembali ke kesederhanaan. Kalau ada tamu, kami terima di pondok dengan jamuan ala kadarnya. Niat utamanya adalah mendukung gerakan efisiensi pemerintah pusat,” katanya, Senin (23/3/2026).

Selain membatasi kegiatan seremonial, Pemkab Jember melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kini sedang menggodok skema kerja dari rumah atau WFH. Langkah itu diproyeksikan sebagai salah satu cara menekan penggunaan energi kendaraan dinas maupun operasional kantor. “Kami sedang siapkan skemanya. Mungkin dalam satu minggu ada satu atau dua hari WFH. Dengan pengalaman saat Covid-19 lalu, saya yakin pelayanan publik tetap prima dan tidak akan terganggu,” ujar Fawait.

Ia menjelaskan kenaikan harga minyak mentah global yang signifikan memberikan tekanan besar pada beban subsidi BBM pemerintah pusat, sehingga seruan presiden untuk melakukan efisiensi harus dijawab dengan langkah konkret di daerah. “Sebagai bagian dari NKRI, kami harus peka terhadap kondisi global. Ketidakstabilan di Timur Tengah membuat harga minyak fluktuatif. Jika konsumsi tidak dikendalikan, beban subsidi negara akan semakin membengkak,” tutur Fawait. (*/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.