Baru 46 Persen UMKM Manfaatkan Teknologi Digital Pasarkan Produk

Rudy Hartono - 29 August 2025
Dialog Sinergitas Peningkatan Literasi Masyarakat bertema “Transformasi Digital dalam Perdagangan: Peluang dan Tantangan” di Graha Kadin Jatim, Surabaya, Kamis (28/8/2025). -

SR, Surabaya – Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, menegaskan literasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Berdasarkan data, baru sekitar 45–46 persen UMKM yang memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran, sementara di sektor produksi hanya 15 persen.

Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto dalam Dialog Sinergitas DPRD Jawa Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim, Kadin Jatim, serta Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jatim.

“Digitalisasi keuangan misalnya, bisa memudahkan pencatatan stok hingga perhitungan penjualan. Sayangnya, pemanfaatannya masih minim,” kata Andik saat menjadi pembicara dalam dialog bertema Transformasi Digital dalam Perdagangan: Peluang dan Tantangan di Graha .Kadin Jatim, Surabaya, Kamis (28/8/2025).

Dialog itu merupakan sinergitas DPRD Jawa Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jatim, Kadin Jatim, serta Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Jatim. Dialog itu dalam usaha menyikapi transformasi digital yan g kini menjadi tuntutan di berbagai sektor, termasuk perdagangan dan dunia usaha.

Menurut Adik, sebagian besar UMKM masih dikelola secara konvensional, bahkan banyak yang dijalankan oleh generasi baby boomer yang belum terbiasa dengan teknologi. Untuk itu, pelatihan literasi digital perlu diperluas agar lebih intensif dan mudah diakses. “Melalui kerja sama dengan Kominfo, kami ingin literasi digital berkembang tidak hanya di pemasaran, tetapi juga di keuangan UMKM,”imbuhnya.

Ditambahkan Ketua DPD Aptiknas Jatim, Ageng Permadi, menyatakan  setiap perusahaan pada dasarnya adalah perusahaan teknologi. Menurutnya, transformasi digital merupakan perjalanan tanpa garis akhir yang menuntut adaptasi berkelanjutan. “Yang bertahan bukan yang terbesar, tapi yang paling cepat beradaptasi. Transformasi digital itu tidak pernah selesai, kalau merasa sudah di garis akhir pasti akan tergilas,” ujarnya.

Ageng menambahkan, inti dari transformasi digital ada pada konsumen. Perilaku pelanggan kini banyak dipengaruhi algoritma digital, sehingga UMKM dituntut memanfaatkan peluang melalui marketplace, media sosial, hingga sistem pembayaran digital.

Atas permasalahan literasi digital, Kepala Diskominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, sependapat perlunya promosi yang gencar tentang ruang digital yang sehat. Pasalnya, 72,6 persen masyarakat Indonesia kini sudah terakses dengan media sosial. Bahkan media sosial diandalkan sebagai sumber utama informasi. Namun, riset APJII menyebut media sosial juga menjadi kanal paling rawan penyebaran hoaks.

“Kondisi ini mengharuskan masyarakat cerdas dan kritis dalam menggunakan teknologi. Karena itu, peningkatan literasi digital menjadi upaya serius Pemprov Jatim untuk menciptakan ruang digital yang sehat,” ujar Sherlita dalam sambutannya secara virtual.

Senada, Anggota Komisi A DPRD Jatim, Freddy Poernomo, mengingatkan bahwa digitalisasi bukan hanya sebatas penggunaan media sosial atau platform dagang. Perlindungan masyarakat dari konten digital juga harus diperhatikan. “Era globalisasi membawa peluang sekaligus jebakan. Literasi digital hadir agar masyarakat tidak mudah terjebak penipuan atau penyalahgunaan teknologi,” katanya.

Fredi menilai kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk memperkuat ekosistem digital. Pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas harus bersatu agar UMKM lebih berdaya dalam memperluas pasar, meningkatkan promosi, sekaligus melindungi produk lokal dari gempuran persaingan global.

Melalui dialog ini, DPRD Jatim bersama pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk membuka ruang kerja sama lebih luas, agar perkembangan teknologi benar-benar menghadirkan manfaat nyata berupa peningkatan daya saing ekonomi, perlindungan konsumen, dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur. (*/red)

 

Tags: , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.