Pengamat Ekonomi Sarankan Masyarakat Berhemat Pascapembatalan PPN
SR, Surabaya – Pengamat ekonomi Universitas Surabaya, Harlina Mediaswati, mengingatkan masyarakat untuk berhemat setelah pembatalan kenaikan PPN 12 persen oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai keputusan ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi.
Lilin, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa meskipun PPN tidak jadi diberlakukan, masyarakat tetap harus bijak dalam pengeluaran. “Kita harus membeli yang dibutuhkan, bukan yang diinginkan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya manajemen keuangan yang baik dalam situasi ekonomi saat ini.
Menurutnya, pembatalan ini memberikan angin segar, tetapi tantangan ekonomi global masih ada. “Kondisi ekonomi Indonesia belum sepenuhnya stabil, sehingga berhemat menjadi langkah yang bijak,” katanya.
Lilin juga menyoroti bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun yang krusial bagi perekonomian. Masyarakat diharapkan dapat beradaptasi dengan perubahan dan tetap optimis. “Kita harus siap menghadapi tantangan yang ada, sambil tetap menjaga kestabilan keuangan pribadi,” terangnya.
Ia menambahkan, pemerintah perlu terus memantau kondisi ekonomi dan memberikan dukungan kepada masyarakat. Dengan langkah-langkah yang tepat, harapan untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih baik tetap ada. “Kita harus bersama-sama menjaga perekonomian agar tetap positif,” tutupnya. (*/rri/red)
Tags: Ekonom, harlina, hidup hemat, ppn naik, superradio.id, Ubaya
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





