Banjir Lahar Semeru, Rumah dan Musala di Lumajang Ambles
SR, Lumajang — Sebuah rumah dan bangunan musala di Dusun Kebondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ambles akibat banjir lahar hujan Gunung Semeru, Selasa (7/4/2026). Peristiwa tersebut terjadi setelah tanggul Sungai Regoyo rusak diterjang banjir lahar.
“Kawasan ini sudah sangat terancam, tolong kepada pejabat untuk segera ditindaklanjuti. Selama ini sudah beberapa kali dikunjungi, tapi tidak ada hasilnya,” ujar warga setempat, Harun, dikutip kompas.com.
Pantauan di lokasi menunjukkan bangunan musala yang berada di sisi selatan sungai ambruk hingga hampir rata dengan tanah. Selain itu, tanggul sepanjang sekitar 50 meter yang berfungsi menahan banjir lahar juga jebol. Warga menyebut kondisi tersebut memperparah ancaman bagi permukiman di sekitarnya.
Warga Terancam
Sekitar 30 kepala keluarga (KK) di Blok Kajang Kosong kini berada dalam ancaman. Mereka khawatir jika banjir lahar kembali terjadi dengan intensitas tinggi.
“Saat ini tidak ada jalan keluar mau pindah ke mana, karena tidak ada modal. Kami sekitar 30 KK terancam semua,” kata Harun.
Ia menambahkan, warga sebelumnya telah beberapa kali meminta pemerintah melakukan normalisasi sungai untuk mengurangi risiko.
BPBD Imbau Relokasi
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ia menyebut pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air (PUSDA) Jawa Timur untuk perbaikan tanggul.
“Di sana adalah kawasan zona merah, masyarakat kami imbau untuk mau direlokasi ke tempat yang lebih aman,” ujar Yudhi. (*/red)
Tags: banjir lahar, lumajang, Semeru, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





