Awi : Sebuah Kebanggaan Jadi Warga Surabaya yang Mewarisi Jiwa Kepahlawanan di Masa Lalu

Yovie Wicaksono - 11 November 2021
Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono saat mengenakan pakaian ala pejuang pada peringatan Hari Pahlawan, Rabu (10/11/2021). Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono kembali mengingatkan akan peran penting Kota Surabaya di era sebelum hingga sesudah kemerdekaan. Ia mengatakan, Surabaya merupakan jantung pergerakan nasionalisme di Indonesia.

Tak hanya itu, Surabaya juga menjadi tempat kelahiran Soekarno. Dan di kota ini lah kemudian tercetus resolusi jihad serta perjuangan rakyat bertempur melawan tentara sekutu pada 10 November 1945 untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang kemudian peristiwa itu diperingati sebagai Hari Pahlawan.

“Tentu ini menjadi sebuah kebanggaan kita semua, khususnya bagi warga Surabaya karena kita mewarisi jiwa-jiwa kepahlawanan di masa lalu,” ujar politisi PDI Perjuangan ini, Rabu (10/11/2021).

“Dan ini perlu kita edukasikan kepada generasi muda bahwa kota ini dilahirkan dan didirikan dengan semangat dan kerja keras yang sangat kuat sekali,” sambung pria yang akrab disapa Awi ini.

Maka dari itu, ia berpesan kepada masyarakat setempat agar mencintai Kota Pahlawan ini.

“Kita harus mencintai kota ini, dengan cara menjaga kota ini sebagai rumah bersama bagi seluruh warga dari berbagai latar belakang suku, agama, dan ras yang hidup berdampingan secara damai,” ujarnya.

Ia juga mengajak kepada semua pihak agar berjuang bersama untuk memulihkan perekonomian di Kota Surabaya dengan berbagai cara.

“Anak-anak muda ini memiliki kesempatan yang luas untuk menggerakkan ekonomi kota Surabaya, misalkan dengan membuat berbagai usaha yang mendorong pergerakan ekonomi,” imbuhnya.

Kemudian menuntaskan penanganan pandemi Covid-19, dengan mengikuti vaksinasi dosis lengkap sebagai langkah untuk memproteksi diri dan memutus mata rantai penyebaran.

Lalu yang tak kalah penting, ia juga terus mendorong generasi muda di Surabaya agar belajar dengan tekun dan terus berkarya.

“Belajar dengan setekun-tekunnya, se kreatif mungkin supaya terasup ilmu pengetahuan, keterampilan dan berbagai hal yang dibutuhkan untuk menggerakkan Surabaya di masa kini dan masa depan,” tandasnya. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.