Agenda KBS saat Libur Imlek 2021

Yovie Wicaksono - 11 February 2021
Ilustrasi Kebun Binatang Surabaya. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Mengingat masa libur Tahun Baru Imlek 2021 berada di tengah situasi pandemi Covid-19, Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) tak menghadirkan pertunjukan khas Tionghoa berupa Barongsai dan Liang Liong seperti tahun sebelumnya, melainkan tetap menghadirkan beberapa program menarik untuk para pengunjung.

Adapun program yang ditawarkan adalah feeding time rusa, gajah, monyet, onta, buaya hingga komodo. Dimana program ini dikemas untuk memberi kesempatan pengunjung bisa memberi makan satwa secara langsung.

“Di Instagram kami (kebunbinatangsurabaya) juga ada give away berupa voucher tiket masuk ke KBS dan merchandise menarik untuk tiga orang terpilih sampai besok pukul 12 siang,” ujar Humas Kebun Binatang Surabaya, Agus Supangkat, Kamis (11/2/2021).

Guna mengobati rasa rindu masyarakat yang belum bisa berkunjung, KBS juga menghadirkan berbagai konten edukasi terkait satwa dan live video di Instagram. Tak sampai disitu, ada juga edukasi virtual yakni belajar tentang satwa dengan tetap dirumah. Promo ini berlaku hingga 30 April 2021.

“Jadi semacam wisata virtual, berdiskusi terkait satwa. Dengan biaya Rp 300 ribu untuk maksimal 30 orang dengan bonus voucher tiket masuk KBS,” katanya.

Agus mengatakan, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihaknya melakukan pembatasan jumlah pengunjung, dimana untuk hari libur nasional maksimal 5.000 pengunjung per hari. Kemudian pembelian tiket KBS dilakukan secara online di www.surabayazoo.co.id, dimana pendaftaran online dibuka mulai 06.00 – 15.00 WIB.

Saat datang ke KBS, pengunjung wajib mengenakan masker dan disarankan memakai face shield. Kemudian cuci tangan di wastafel yang sudah disediakan, pengukuran suhu tubuh dan melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

“Ketika suhu tubuh pengunjung di atas 37.5 derajat maka diminta untuk ke ruang pelayanan kesehatan yang disitu sudah ada Tim Satgas Covid-19 lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat-alat tahap awal dalam penanganan jika ada situasi darurat,” ujarnya.

“Tapi ruangan itu banyak nganggurnya dan harapan kita juga begitu,” imbuhnya.

Untuk menghindari kerumunan, saat di dalam KBS pun pengunjung diwajibkan mengikuti alur yang sudah ada dan berdiri pada tanda yang sudah tertera saat hendak melihat satwa. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.