40 Lukisan Pesona Indonesia Hadir di Taman Budaya
SR, Surabaya – Sebuah lukisan berjudul Anak Nambangan Kenjeran karya Maman Paiman S. yang menggambarkan seorang anak lelaki berbaju merah berdiri dengan ekspresi berharap, terpajang dalam pameran seni rupa yang bertajuk Pesona Indonesia di Galeri Prabangkara, UPT Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya.
“Ini anak Nambangan, saya tertarik karena anak Nambangan ini sedikit lucu tapi juga ada harapan, kecemasan, dan sedih menunggu ayahnya pulang melaut, inikan asyik untuk diabadikan diatas canvas menjadi lukisan,” jelas Maman kepada Super Radio, Kamis (6/12/2018).
Selain Anak Nambangan Kenjeran, Maman juga menampilkan lukisan yang berjudul Seruling Tradisi yang mewakili pesona musik tradisi Indonesia.
“Kesenian dalam masyarakat itu masih dibutuhkan, karena kesenian itu yang mewarnai dunia ini,” ujar pelukis poster-poster bioskop ini.
Untuk menyelesaikan dua lukisan tersebut, Maman membutuhkan waktu satu bulan setengah.
Maman menjadi salah satu diantara dua puluh pelukis di Jawa Timur yang karyanya dipamerkan. Masing-masing pelukis menampilkan dua karyanya, sehingga total ada 40 lukisan yang dipamerkan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Sinarto mengatakan, perkembangan seni rupa di Indonesia atau Jawa Timur mengalami banyak kemajuan dari berbagai hal, mulai dari tumbuhnya seniman-seniman muda produktif yang mampu memberikan penyegaran pada karya seni rupa yang selalu berkembang.
Pameran yang berlangsung pada 4-8 Desember 2018 ini, diharapkan dapat memberikan spirit untuk meningkatkan, memperluas, dan merangsang pemahaman tentang karya-karya seni rupa untuk para perupa maupun penikmatnya.

Ayu Windhari, siswi SMA Wachid Hasyim 1 Surabaya yang hadir dalam pameran tersebut , sengaja datang untuk mengapresiasi sekaligus belajar mengenai karya seni rupa.
“Selain tugas dari sekolah, saya datang karena memang tertarik dengan seni rupa dan disini bisa dapat pengetahuan mengenai seni rupa itu seperti apa, setelah melihat lukisan ini pun jadi ingin belajar bagaimana cara membuatnya,” kata Ayu.
Dalam satu hari, jumlah pengunjung pameran bisa mencapai enam puluh orang dengan dominasi pelajar dan mahasiswa dari Surabaya. (fos/red)
Tags: kebudayaan, maman paiman, pariwisata, pelukis, pesona indonesia, seni rupa, surabaya
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





