357 Atlet Disabilitas Siap Berlaga di Pepaprov II Jatim 2024

Rudy Hartono - 15 June 2024
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ali Kuncoro

SR, Surabaya – Sebanyak 357 atlet penyandang disabilitas siap berpartisipasi dalam Pekan Paralimpik Provinsi Jawa Timur (Peparprov Jatim) yang berlangsung di Surabaya 13-17 Juni 2024.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Ali Kuncoro menjelaskan, pekan olahraga khusus bagi penyandang disabilitas ini merupakan penyelenggaraan yang kedua.

“Pesertanya tahun ini sebanyak 357 atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jatim,” katanya kepada wartawan usai pembukaan Peparprov Jatim II 2024 di Surabaya, Jumat, (15/6/2024) malam.

Peparprov Jatim tahun ini mempertandingkan tiga cabang olahraga, yaitu atletik, boccia dan voli duduk.

Kadispora Ali mengungkapkan, Peparprov Jatim II sekaligus menjadi ajang seleksi bagi atlet yang akan diikutsertakan ke Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Solo, Jawa Tengah, pada bulan Oktober mendatang.

Dispora Jatim, kata dia, bertekad untuk rutin menggelar Peparprov sebagai ajang pembibitan atlet penyandang disabilitas.

“Rencana akan digelar bergilir tuan rumahnya, tidak selalu di Surabaya, biar masing-masing daerah terpacu. Selain itu agar atlet penyandang disabilitas mendapat perhatian dari pemerintah daerahnya masing-masing,” ucap pejabat yang juga Pj Wali Kota Mojokerto tersebut.

Penyelenggaraan Peparnas Jatim, lanjut Ali, merupakan implementasi dari amanat Undang-undang bagi pemerintahan yang inklusif. ” Semua orang memiliki hak yang sama dalam hal apapun. Prinsipnya No One Left Behind. Semua kami fasilitasi sesuai potensi masing-masing,” tuturnya.

Pepaprov II Jawa Timur 2024 dibuka  Kadispora Jatim, Mohammad Ali Kuncoro dengan menyalakan Api Caldron, Api Obor  yang dibawa Atlet Atletik Paralimpik Nasional asal Jawa Timur, Nanda Mei Sholeha. (*/red)

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.