Wisata Goa Jegles Jadi Destinasi Menarik untuk Ngabuburit

Yovie Wicaksono - 22 April 2021
Salah satu pengunjung Goa Jegles, Danang Sumirat. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Meski belum dibuka secara resmi, destinasi wisata Goa Jegles semakin banyak didatangi pengunjung. Terutama pada momentum bulan suci Ramadan  seperti saat ini. Banyak pengunjung yang datang ke lokasi wisata yang ada di Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung tersebut untuk ngabuburit sekaligus mengexplore keindahan Goa Jegles yang sempat viral di media sosial itu.

“Pas sore ramai ngabuburit, setiap hari ada 200 orang yang berkunjung disini. Kalau momentum hari libur, Minggu yang datang bisa mencapai 1000 orang,” ujar Anggota Pokdarwis Bhumi Kalingga Desa Keling, Didin Saputro, Rabu (21/4/2021).

Didin menambahkan, pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari seputaran Kediri, melainkan juga luar kota seperti Jombang, Nganjuk dan Malang.

“Sebenarnya secara resmi belum buka, karena masih terus tahap pembangunan. Tapi karena banyak yang sudah penasaran, mau tidak mau dibuka.  Wisata Goa Jegles dibuka mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB,” ujarnya.

Salah satu pengunjung, Danang Sumirat asal Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri mengutarakan alasannya datang berkunjung Goa Jegles dikarenakan untuk mengobati rasa keingintahuan tentang tempat ini. Setelah berkunjung ke sana, pria Kelahiran Surabaya ini merasa takjub.

“Tempat ini kan sempat viral di medsos, karena penasaran saya bersama tiga orang teman akhirnya datang kesini,” kata pria berkacamata tersebut.

Sekadar informasi, wisata Goa Jegles, Bhumi Kalingga, Desa Keling ini mendapat penghargaan Anugerah Desa. Dimana sebelumnya, tempat ini sering digunakan  untuk bermain anak-anak yang tinggal Dusun Jegles di era 80-an.

Jika berkunjung ke Goa Jegles, pengunjung bisa melihat coretan-coretan nama atau gambar yang terpahat di dinding gua bagian atas.

Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, Goa Jegles ini memiliki kisah mistis hingga dianggap sebagai tempat pembantaian PKI pada masa lalu yang akhirnya membuat lokasi tersebut tak terawat. Selama 20 tahun lebih dipenuhi semak belukar.

Hingga akhirnya pada 2018 lalu, tepatnya pada saat periode awal Gus Rofi’i Lukman, Kades Keling ini menjabat, para pemuda dan pemerintah desa setempat bertekad menjadikan Desa Keling sebagai desa wisata

Kemudian pada awal 2019, goa ini mulai dibersihkan dari sampah, pecahan kaca, hingga semak belukar yang menutup goa. Upaya ini sebagai salah satu langkah pembukaan wisata River Tubing.

Lokasi wisata desa ini pernah dijadikan lokasi syuting program televisi Si Bolang, dan karena kesan angker goa ini sirna serta adanya upaya pengelolaan menjadi salah satu destinasi wisata, maka Desa Keling mendapat penghargaan sebagai nominator Anugerah Desa Kabupaten Kediri 2019.

Goa Jegles yang mirip rekahan tanah raksasa dengan tebing yang eksotis ini tidaklah sendiri. Masih ada beberapa goa lain yang sengaja belum dikelola, yakni ada Goa Sumber, Goa Lowo, Goa Arung, dan beberapa goa lain yang salah satunya diduga sebagai saluran air kuno pada zaman kerajaan. Goa Jegles di Desa Keling ini sendiri diklaim sebagai salah satu gua terindah di Kediri Raya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.