Wayang Gagrak Porongan Gerakkan UMKM Pabean Sidoarjo
SR, Sidoarjo – Gelaran Wayang Kulit Gagrak Porongan terus bergerak menyebarkan nilai budaya ke pelosok Sidoarjo. Di lokasi keenam, tepatnya Lapangan Desa Pabean Kecamatan Sedati, acara tersebut tak hanya sukses menghibur warga. Melainkan juga menggerakkan ekonomi lokal.
Tampak area bazar dipenuhi sekira 76 stan UMKM setempat yang ramai pembeli sejak sore, Rabu (10/9/2025). Salah satunya Madil (40) warga Buduran yang membuka stan telur gulung. Ia mengaku khusus acara besar bisa menghabiskan hingga 7 kilogram telur dengan omset mencapai 500ribu sehari.
Ia pun bersyukur bisa masuk list UMKM yang berdagang di sana. “7 kilogram bisa menjadi sekitar 500 lebih telur gulung harganya 1000an. Memang sering ikut acara gini,” ujarnya.
Tak hanya UMKM, pagelaran wayang juga berbarengan dengan sedekah bumi. Pj Kepala Desa Pabean, Sedati, Dody Sulistiana mengatakan, kegiatan tersebut guna meningkatkan rasa cinta warga pada budaya lokal.

Terbukti, meski sempat diguyur hujan, masyarakat tetap antusias mengikuti jalannya acara. Terlebih kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan pelawak kondang Kirun yang sukses mengocok perut.
“Dan bekerja sama dengan UMKM itu dukungan dari karang taruna. Karena karang taruna juga dua kali ini, seperti karnaval, itu ketua pelaksana adalah dari karang taruna sendiri,” ucapnya.
Dody berharap, sedekah bumi sekaligus pertunjukan wayang gagrak porongan dengan lakon Begawan Tunggul Manik tak hanya jadi hiburan. Melainkan doa agar warga Pabean diberikan ketentraman, makin guyub, dan makin berkembang desa nya.
“Saya harap ini jadi momentum untuk memperkuat guyub rukun menjaga persaudaraan dan mendukung pembangunan desa Pabean,” tuturnya.
“Terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo. Karena beliaunya mendukung kita dari desa supaya tetap melestarikan budaya. Dengan dukungan Bupati juga untuk memberikan inovasi terus menerus,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Tirto Adi menyebut, pertunjukan ini adalah salah satu upaya untuk terus menggali kekayaan budaya, kesenian, situs, dan sejarah lokal sebagai bagian dari kemajuan Kabupaten tersebut.
“Saya titip ke kepala desa, kalau dusun sedati ada satu diantara 10 objek pemajuan kebudayaam yang saya sebutkan tadi dan kami belum tahu mohon infokan ke kami. Kami sudah punya TACB (Tim Ahli Cagar Budaya), nanti kami kolaborasi dengan disbudporapar,” pungkasnya.
Sekadar informasi, kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Sidoarjo Subandi, dan segenap perwakilan Pemda Sedati, dan OPD setempat. (hk/red)
Tags: gagrak porongan, pabean, sidoarjo, superradio.id, wayang kulit
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





