Warga Kediri Temukan Benda Purbakala Berusia Ratusan Tahun

Fena Olyvira - 16 June 2019
Penemuan benda purbakala di Dusun Kwagean, Desa Krencang, Kecamatan Kepung Kabupaten, Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (15/6/2019). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Ratusan warga memadati sebuah rumah di Dusun Kwagean, Desa Krencang, Kecamatan Kepung Kabupaten, Kediri, Jawa Timur, pada Sabtu (15/6/2019) malam, untuk melihat secara langsung penemuan sebuah benda purbakala berbentuk batu bata kuno dan arca Ganesha.

Kali pertama penemuan arca ini diketahui oleh salah seorang warga bernama Prianto (48). Awalnya ketika sore hari, Prianto sedang menggali lubang untuk pembangunan saluran septic tank. Ketika proses penggalian berlangsung, di kedalaman dua meter Prianto melihat struktur batu bata kuno berukuran besar. Merasa penasaran Prianto kembali melanjutkan penggalianya.

Tidak lama berselang, ia kembali menemukan sebuah benda purbakala yang berbentuk arca Ganesha. Prianto lalu melaporkan temuanya ini ke pihak perangkat desa setempat.

Peristiwa penemuan benda purbakala ini, didengar oleh Tim Damar Panuluh Nusantara, sebuah komunitas penyelamat dan pelestari benda peninggalan leluhur.

Kemudian, Tim Damar Panuluh yang beranggotakan tiga orang ini, menuju ke lokasi untuk melakukan pengecekan.

“Begitu kami datang dan cek, ternyata kami meyakini bahwa arca tersebut merupakan bagian dari peninggalan lelulur yang berusia ratusan tahun,” ujar salah satu anggota Tim Damar Panuluh Nusantara, Rianto. Selanjutnya, temuan ini dikoordinasikan ke pemerintah desa setempat.

Pihak Polsek Kepung yang mendengar laporan terkait penemuan benda purbakala juga turun ke lokasi. “Kita awalnya juga diberitau oleh aparat terkait penemuan itu,” ujarnya.

Ditambahkan Rianto, diperoleh informasi rencananya Minggu (16/6/2019), Dinas terkait akan datang ke lokasi penemuan benda purbakala guna melakukan penelitian awal. “Rencana informasinya dari Dinas terkait baru akan datang untuk melakukan penelitian,” tandasnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.