Wali Kota Kediri Keluarkan SE Tentang Pelaksanaan Pembelajaran dari Rumah

Yovie Wicaksono - 2 January 2021
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar. Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Melihat perkembangan situasi pandemi Covid-19 di Kota Kediri yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pembelajaran tatap muka, Wali Kota Kediri mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 423/10928/419.033/2020 tentang Pelaksanaan Pembelajaran dan Perkuliahan Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Wilayah Kota Kediri.

Dikeluarkanya SE tersebut, menindaklanjuti  Surat Edaran Menteri Dalam Negeri tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 di Daerah.

“Kegiatan pembelajaran dan perkuliahan di Kota Kediri pada semua jenjang pendidikan baik PAUD, TK, SD, SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi dan yang setara dengan sebutan lain dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) atau tetap melakukan belajar dari rumah (BDR). Kebijakan itu dibuat karena lebih mengedepankan keselamatan dan kesehatan semua peserta didik dan penyelenggara pendidikan,” ujar Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

Ditambahkan Abdullah Abu Bakar, camat selaku Ketua Tugas Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di tingkat kecamatan tidak mengeluarkan rekomendasi atau izin penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di wilayahnya.

Selain mengatur pelaksanaan pembelajaran dan larangan mengeluarkan rekomendasi atau izin penyelenggaraan pembelajaran tatap muka oleh camat, Wali Kota Kediri mengungkapkan bahwa di dalam SE ini juga memastikan kegiatan pembelajaran di Kota Kediri berjalan dengan baik.

“Kepala Dinas Pendidikan dan Kacab. Dinas Pendidikan Jawa Timur di Kediri memastikan proses belajar mengajar pada satuan pendidikan berjalan optimal sesuai standar nasional pendidikan serta melakukan pembinaan dan pengawasan kepada satuan pendidikan yang menjadi kewenangannya,” tambahnya.

Tidak berhenti sampai disitu,  Wali Kota Kediri juga menerangkan bahwa di dalam SE ini juga mengatur bagi sekolah atau lembaga pendidikan dan perguruan tinggi yang akan melaksanakan kegiatan lain dalam bentuk apapun, harus mengajukan izin kepada Satuan Tugas Penanganan Covid-19. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.