Wali Kota Kediri Berharap Tak Ada PHK di Masa Pandemi

Yovie Wicaksono - 23 May 2020
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar (kiri). Foto : (Istimewa)

SR, Kediri – Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar berharap kepada para pemilik usaha untuk tidak melakukan pemutusan kerja (PHK) kepada  para karyawannya pada saat pandemi seperti sekarang.

Lebih lanjut, ia menginginkan para pelaku usaha untuk lebih bersabar menahan diri terlebih dahulu dengan menyesuaikan keadaan sekarang.  Ia juga mengajak para pemilik usaha di Kota Kediri untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mencari solusi terkait permasalahan tersebut.

“Dari lubuk hati paling dalam jangan PHK. Jangan PHK tunggu dulu kita akan melakukan penyesuain, kita cari jalan bersama-sama kita sesuaikan keadaan ini,” ujarnya.

Ia mengaku, meski dalam kondisi sulit  sampai sekarang pihak Pemda belum menerima informasi atau laporan dari dinsos terkait adanya penangguhan pembayaran THR oleh pemilik usaha kepada para karyawannya.

Diakuinya semua pemilik usaha di Kota Kediri merasa terkena imbas dari pandemi covid -19. Menurutnya mau tidak mau  pemerintah daerah harus mengakui kondisi yang dialami oleh para pemilik usaha tersebut.

“Ya semua orang tahu, kondisi seperti saat ini. Kalau sekarang pengusaha nggak ada duit. Mau nggak mau kita harus memahami kondisi ini,” ujarnya.

Sebagai salah satu upaya untuk meringankan beban para pemilik usaha, Pemerintah Kota Kediri   telah membebaskan pajak daerah yang diperuntukan bagi pemilik usaha hotel, restoran, tontonan dan sebagainya.

Ia mengatakan, para pemilik usaha ini menginginkan adanya kepastian kapan wabah ini akan berakhir, sehingga mereka dapat merevitalisasi kembali usahanya. Tetapi kenyataan diluar perkiraan, pandemi hingga sampai sekarang masih saja berlangsung dan belum berakhir.

“Waktu itu kita beranggapan satu bulan selesai ternyata kan nggak, kita kan tidak tahu. Tapi yang pasti pemilik usaha ini butuh kepastian. Makanya kita di Pemda ini berpikir. Kondisi ini menurut sekjen PBB tidak akan pulih kecuali ada vaksin. Tapi kalau vaksin belum jadi hingga tahun ini, maka kita harus menyesuaikan diri dengan kondisi seperti sekarang,” ungkapnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.