Wake Up Lamongan 2026 Wadah Kreatif 25 Komunitas Pemuda

Rudy Hartono - 2 November 2026
Wake Up Lamongan 2026 di Sport Center Lamongan, Sabtu (31/10/2026) malam.

SR, Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mendorong generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, memperluas jejaring, dan memperkuat kolaborasi lintas komunitas melalui kegiatan Wake Up Lamongan 2026.

Kegiatan yang mengusung tema Bersua, Berkarya dan Berjaya ini digelar di Sport Center Lamongan, Sabtu (31/10/2026) malam. Acara tersebut melibatkan 25 komunitas, 15 organisasi kepemudaan, lima bidang pemuda pelopor, serta Karang Taruna.

Dorongan tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lamongan, Joko Nursiyanto, saat mewakili Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Pemkab Lamongan berharap kegiatan ini menjadi ruang bagi pemuda untuk menampilkan potensi, bertukar gagasan, dan menghasilkan karya nyata bagi pembangunan daerah.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Joko mengatakan momentum Sumpah Pemuda harus menjadi energi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri, mengembangkan bakat, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, kemajuan Lamongan membutuhkan keterlibatan pemuda yang inovatif, adaptif terhadap perubahan, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjaga semangat persatuan.

“Jangan hanya menjadi penonton atas perubahan. Pemuda harus berani menciptakan gagasan, mengasah keterampilan, menjaga persatuan, serta mengubah potensi menjadi karya nyata untuk Lamongan,” tegas Joko.

Dia menambahkan, setiap pemuda memiliki potensi yang bisa dikembangkan menjadi kontribusi bagi daerah, baik di bidang seni, teknologi, olahraga, kewirausahaan, sosial maupun budaya. Karena itu, kolaborasi lintas komunitas, organisasi, profesi, dan bidang keahlian perlu terus diperkuat.

“Pemuda yang hebat bukan hanya mereka yang sukses untuk dirinya sendiri, tetapi mereka yang mampu membuka peluang, membawa manfaat, dan menginspirasi lingkungan di sekitarnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Lamongan, Siti Rubikah, mengatakan Wake Up Lamongan 2026 dirancang sebagai ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan memperluas jejaring.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang hiburan, melainkan juga kesempatan bagi komunitas untuk menampilkan karya, memperkenalkan kreativitas, serta meningkatkan partisipasi dalam pembangunan kepemudaan.

Dia berharap pertemuan berbagai komunitas tersebut dapat berlanjut menjadi kerja sama nyata antara organisasi pemuda, pemerintah, dan masyarakat.

“Kami ingin anak-anak muda Lamongan saling mengenal, saling menguatkan, kemudian berkolaborasi. Potensi yang dimiliki, baik seni, kewirausahaan, teknologi, olahraga, maupun bidang lain, harus terus dikembangkan menjadi karya dan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya. (*/red)

 

 

Tags: , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.