Unej Perketat Keamanan Sistem Komputasi Cegah Kecurangan UTBK-SNBT
SR, Jember – Universitas Jember (Unej) memperketat keamanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan pengawasan berlapis untuk mengantisipasi kecurangan menjelang Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 mengingat, tahun 2025 terdapat kecurangan yang dilakukan peserta.
“Untuk mencegah potensi kecurangan, tim sudah menyiapkan langkah antisipasi, di antaranya memeriksa seluruh perangkat komputer dan jaringan TIK guna memastikan semua komputer bersih dari aplikasi lain, selain aplikasi UTBK SNBT,” kata Koordinator TIK Pusat UTBK Unej Prof Bayu Taruna di kampus setempat, Kamis.
Selain itu, pada H-2 pelaksanaan ujian, lanjut dia, semua ruang akan disterilkan dan disegel, sementara kunci ruangan akan disimpan oleh penanggung jawab lokasi.
“Pada saat UTBK SNBT berlangsung, teknisi TIK akan siaga mengawasi setiap usaha menerobos sistem keamanan yang ada. Setelah UTBK SNBT selesai, petugas akan memeriksa semua komputer untuk memastikan kembali tidak ada aplikasi tertentu pada perangkat komputer,” tuturnya.
Ia menjelaskan pada pelaksanaan UTBK SNBT 2026, Panitia Pusat SNPMB juga sudah menyiapkan sistem operasi khusus yang akan dipakai di setiap perangkat komputer. Oleh karena itu, pihaknya sudah melatih semua teknisi TIK yang bertugas agar bisa mengaplikasikan sistem operasi khusus itu.
Kewaspadaan juga ditekankan kepada semua pengawas ujian, baik pada saat sebelum, selama dan sesudah ujian. Pengawas diperintahkan memeriksa peserta UTBK SNBT dengan metal detektor dan memeriksa peralatan yang dicurigai sebagai gawai tertentu.
“Pengawasan juga dilakukan selama ujian dan setelah ujian selesai. Oleh karena itu, pengawas harus peka dan selalu waspada terhadap potensi terjadi kecurangan,” katanya.
Sementara itu, Rektor Unej Iwan Taruna meminta seluruh personel yang terlibat langsung maupun tidak langsung pada UTBK SNBT 2026 agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan integritas seperti yang sudah disampaikan pada rapat koordinasi persiapan pelaksanaan UTBK SNBT sebelumnya.
“Semua personel yang terlibat harus memiliki pemahaman yang sama dan mengikuti Prosedur Operasi Baku UTBK SNBT yang sudah ditetapkan,” katanya.
Dalam rangka menjamin kelancaran UTBK SNBT 2026, Unej juga melibatkan Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPMPP) serta Satuan Pengawas Internal (SPI) dalam pelaksanaan UTBK SNBT.
LPMPP Unej akan melakukan pengawasan dan evaluasi di sisi teknis dan tata laksana kegiatan, penyiapan SDM, penyediaan sarana dan prasarana serta layanan bagi peserta. Sementara SPI akan mengawasi dan mengevaluasi sisi penganggaran dan keuangan UTBK SNBT di Pusat UTBK Unej.
“Saya juga meminta Pusat UTBK Unej bersama LPMPP Unej untuk menyeleksi dan mengevaluasi personel yang akan bertugas sebagai panitia. Jika dari evaluasi pelaksanaan di tahun lalu kinerjanya tidak memenuhi ketentuan, sebaiknya digantikan dengan personel lainnya,” tuturnya.
Pusat UTBK Unej mengikuti uji coba nasional pelaksanaan UTBK SNBT yang digelar oleh Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) yang diikuti oleh 74 Pusat UTBK se-Indonesia selama dua hari pada 1-2 April 2026.
Selama dua hari, Panitia Pusat SNPMB memeriksa kesiapan masing-masing Pusat UTBK, terutama kesiapan perangkat komputer serta sarana dan prasarana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang mendukung.
Unej menyiapkan 955 komputer yang berada di 31 ruangan tersebar di 20 lokasi di kampus Unej dengan jadwal pelaksanaan UTBK SNBT pada tanggal 21 hingga 30 April 2026. (*/ant/red)
Tags: antisipasi kecurangan, snbt, superradio.id, Unej, UTBK
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





