Tari Kolosal Wonderful of East Java Meriahkan Final Soekarno Cup 2026
Pertunjukan tari kolosal “Wonderful of East Java” memeriahkan penutupan laga final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8/2026). Sebanyak 10 tarian khas, termasuk Reog, Gandrung Banyuwangi, hingga Topeng Malang, dikemas secara apik dan dinamis di tengah lapangan hijau. (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)
Pertunjukan tari kolosal “Wonderful of East Java” memeriahkan penutupan laga final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8/2026). Sebanyak 10 tarian khas, termasuk Reog, Gandrung Banyuwangi, hingga Topeng Malang, dikemas secara apik dan dinamis di tengah lapangan hijau. (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)
Pertunjukan tari kolosal “Wonderful of East Java” memeriahkan penutupan laga final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8/2026). Sebanyak 10 tarian khas, termasuk Reog, Gandrung Banyuwangi, hingga Topeng Malang, dikemas secara apik dan dinamis di tengah lapangan hijau. (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)
Pertunjukan tari kolosal “Wonderful of East Java” memeriahkan penutupan laga final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8/2026). Sebanyak 10 tarian khas, termasuk Reog, Gandrung Banyuwangi, hingga Topeng Malang, dikemas secara apik dan dinamis di tengah lapangan hijau. (foto: hamidiah kurnia/superradio.id)
SR, Surabaya – Pertunjukan tari kolosal “Wonderful of East Java” memeriahkan penutupan laga final Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8/2026). Sajian budaya ini menampilkan kekayaan seni Jawa Timur sesaat sebelum laga pamungkas antara Banteng Jawa Barat dan Banteng Bali.
Diinisiasi oleh Sanggar Dimar Dance Theater, pementasan berdurasi 10 menit ini dirancang untuk menonjolkan keberagaman etnis dan seni lokal. Sebanyak 10 tarian khas, termasuk Reog, Gandrung Banyuwangi, hingga Topeng Malang, dikemas secara apik dan dinamis di tengah lapangan hijau.
Pertunjukan edukatif ini melibatkan kolaborasi seniman dari berbagai sanggar dan lembaga pendidikan seni ternama. Sebanyak 260 talent penari yang terlibat merupakan gabungan dari Dimar Dance Theater, Universitas Negeri Surabaya (Unesa), SMK Negeri 12 (SMKI), dan Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW).
Keberhasilan pementasan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari panitia penyelenggara dan penonton, ditandai dengan gemuruh tepuk tangan yang memenuhi stadion. Harapannya, konsep kolaborasi seni tradisi dalam ajang olahraga ini dapat terus berlanjut di masa depan. (hk/red)
Tags: soekarno cup 2026, superradio.id, wonderful of east java
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





