Jumanto, Ketua RT 01 RW 03 Kelurahan Ngeronggo, Kota Kediri mengungkapkan, dibentuknya karang taruna tangguh diharapkan dapat mengantisipasi dan menangkal segala bentuk paham radikalisme. Upaya pencagahan dilakukan dengan mengisi kegiatan remaja dalam bentuk yang positif.
“Kita berupaya agar paham radikalisme tidak sampai masuk di lingkungan kita. Caranya, ya kita bentuk organisasi Karang Taruna Tangguh, yang anggotanya terdiri dari para pemuda di sini,” kata Jumanto, Minggu (2/9/2018).
Jumanto mengaku prihatin dengan aksi terorisme yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu, yang diantara pelakuny adalah anak usia remaja ke bawah berstatus pelajar.
Menurutnya, peristiwa teror bom di Surabaya harus dijadikan pelajaran agar kita selalu berhati-hati dan waspada, terhadap masuknya ajaran atau ideologi yang mengajarkan untuk berbuat kekerasan dalam mencapai tujuan atau kepentinganya.
“Kalau di sini ya, kita isi dengan kegiatan positif, seperti halnya menyelenggarakan lomba-lomba pada momentum Hari Kemerdekaan, seperti sekarang. Dengan kegiatan peringatan hari Kemerdekaan ini, diharapkan bisa memupuk rasa kebangsaaan warga,” ujarnya.
Meski organisasi Karang Taruna Tangguh telah terbentuk, namun masih diperlukan bimbingan dan masukan dari berbagai pihak.
“Ya mestinya tetap kita arahkan, mengingat usia mereka kebanyakan masih muda,” lanjutnya.
Papar Jumanto.(rh/red)