SMAK St. Hendrikus Raih Ubaya Law Fair Tingkat Nasional

Yovie Wicaksono - 19 November 2019
Tiga siswa SMAK St. Hendrikus Surabaya kembali peroleh juara pertama dalam lomba debat Ubaya Law Fair tingkat nasional. Foto : (Istimewa)

SR, Surabaya – Tiga siswa SMAK St. Hendrikus Surabaya kembali memperoleh juara pertama dalam lomba debat Ubaya Law Fair tingkat nasional yang digelar Fakultas Hukum Universitas Surabaya (Ubaya) pada 15 – 17 November 2019.

Ubaya Law Fair ke VI 2019 yang mengusung tema “Restorasi Nilai Bhinneka Tunggal Ika dalam Penyelesaian Problematika Hukum” ini diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah seperti Surabaya, Jombang dan Denpasar.

Adapun ketiga siswa SMAK St. Hendrikus yang berhasil memenangkan piala dekan tersebut adalah Destine Prayogi dari XII IPS 3 sebagai pembicara pertama, Michael Christian dari XII IPS 1 sebagai pembicara kedua, serta Syalline Larasati dari XII IPS 2 sebagai pembicara ketiga dengan didampingi Yozoa Kriswanto dan Aloisius Rabata selaku guru pendamping dan pelatih debat.

Ketiganya mendapat juara setelah berdebat pada sesi final melawan SMAK St. Louis I dengan mosi debat “Sistem Zonasi PPDB Sekolah Swasta” sebagai tim Pro dan SMAK St. Louis I sebagai tim Kontra.

Kepala Sekolah SMAK St. Hendrikus, Sr. Yuliani Antin Kaswarini, MC mengatakan, prestasi tersebut merupakan salah satu yang membanggakan. Terlebih, prestasi ini adalah capaian kedua kalinya.

“Akan tetapi, kita tetap perlu menjaga kemenangan ini juga dan tetap rendah hati serta tetap mendorong semua siswa untuk aktif berpartisipasi dalam membanggakan nama sekolah, bangsa, dan negara,” ujarnya, Selasa (19/11/2019).

Michael Christian dan Destine Prayogi mengaku tidak menyangka bahwa mereka akan menjuarai perlombaan tersebut, terlebih saat ini mereka berada di kelas XII yang lebih berfokus pada kelulusan SMA nya.

“Di samping rasa bahagia, kami juga berharap agar adik-adik kelas kami dapat meneruskan kemenangan ini secara terus-menerus. Juga, penting agar latihan terus-menerus sebab hasil tidak menghianati usaha,” imbuh Syalline Larasati yang juga dinobatkan “The Best Oralist” dalam ajang debat tersebut. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.