Sambut Natal, UK Petra Hadirkan Pohon Natal Perkakas Bambu

Yovie Wicaksono - 17 December 2021

SR, Surabaya – Pohon Natal Perkakas Bambu hadir di ruang pamer Perpustakaan UK Petra, Surabaya. Mengambil nuansa nusantara, Pohon Natal Bambu ini hadir menghangatkan semangat Natal 2021 di tengah pandemi Covid-19 dan bencana alam lainnya yang mengingatkan manusia untuk tetap kuat.

Hanya dalam lima hari saja, sejumlah 544 perkakas dapur dari bambu yang biasa di pakai masyarakat Jawa itu berdiri dengan cantik dan megahnya di gedung Radius Prawiro lantai 6 kampus UK Petra. 

Pohon natal dengan ketinggian mencapai 7 meter ini terdiri dari 188 kalo, 115 tempeh, 70 tedok, 75 irek dan 60 pincuk yang di buat oleh dosen Luar Biasa prodi Desain Komunikasi Visual (DKV) UK Petra yaitu Trimatra Bagus dan tim. 

“Mengikuti nuansa natal universitas yaitu budaya nusantara. Peringatan Natal kali ini kita diingatkan untuk belajar dari pohon bambu. Bambu ini memiliki akar yang sangat kuat tetapi hidupnya berkelompok dan berdampingan dengan yang lainnya. Hal ini semakin memperkuat dari hempasan angin dan badai. Hendaknya kita belajar dari bambu ini dengan memiliki pondasi hidup yang kuat yaitu Firman Tuhan. Sehingga ketika menghadapi badai kehidupan, kita tidak akan mudah putus asa,” ujar Kepala Perpustakaan UK Petra, Dian Wulandari.

Peluncuran Pohon Natal Perkakas Bambu yang digelar pada Senin (13/12/2021) lalu di ruang pamer Perpustakaan UK Petra lantai 6 kampus UK Petra itu juga menghadirkan tarian Bedoyo Wulandaru yang dibawakan oleh mahasiswa UK Petra.

Tarian asal tanah Blambangan, Banyuwangi ini biasanya digunakan oleh masyarakat untuk menyambut tamu agung yang datang dan dianggap sebagai penerang dan suatu keberuntungan. 

“Tarian ini merupakan tarian kebahagiaan, yang menggambarkan Natal adalah sebuah berita sukacita sebab kedatangan Sang Mesias, Yesus Kristus yang membawa berita keselamatan bagi umat manusia,” tandas Dian. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.