Sambut Akhir Tahun 2025, KBS Gandeng Dishub hingga Pos Kesehatan
SR, Surabaya – Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) mulai bersiap hadapi gelombang wisatawan pada libur tahun baru 2026 mendatang. Direktur Operasional Kebun Binatang Surabaya (KBS), Nurika Widyasanti menyebut, persiapan tersebut sudah dilakukan jauh-jauh hari.
Ia mencontohkan pada aspek pengamanan dan lalu lintas. Untuk hal tersebut pihaknya berkoodinasi dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP dan stakeholder. Pun dengan titik parkir yang diperketat untuk meminimalisir juru parkir (jukir) liar.
“Parkir kita komunikasikan dengan Dishub. Dua minggu sebelum event kita lakukan rapat membahas titik pengamanan dan pengaturan titik lalu lintas,” ujarnya, Sabtu (27/12/2025).
Selanjutnya, pada aspek kesehatan. Dimana pihaknya menyediakan dua titik pos kesehatan yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan. Terletak di area depan dan area panggung hiburan, dan tersedia petugas yang siap membantu wisatawan jika butuh pertolongan pertama.
“Salah satunya kita kerja sama dengan Dinas kesehatan di depan dan area panggung belakang sebagai antisipasi kalau butuh pertolongan pertama,” sebutnya.

Terkait target kunjungan, pihaknya memprediksi jumlahnya akan meningkat di kisaran 200.000 orang. Hal ini dilihat dari animo masyarakat yang masih antusias, menjadikan KBS sebagai tempat berlibur mereka.
“Puncak kunjungan di hari Minggu tanggal 28 Desember 2025 dan 1 januari 2026. Total dari tanggal 24-27 desember sudah 50ribu, target kami bisa mencapai lebih dari 200ribu pengunjung,” jelasnya.
Ia pun berharap aneka pertunjukan dan edukasi satwa di PDTS Kebun Binatang Surabaya bisa selalu menghibur masyarakat. Sekaligus mengenalkan pentingnya menjaga alam.
“Menurut saya animo nya sangat baik. Harapannya sebagai lembaga konservasi kita akan berikan edukasi hingga masyarakat jadi lebih sadar akan pentingnya keaneaka ragaman,” pungkasnya. (hk/red)
Tags: Kebun Binatang Surabaya, membludak, penumpang, pos kesehatan, superradio.id
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





