Ritual Labuh Bumi di Hari Jadi Kota Kediri ke 1140

Yovie Wicaksono - 29 July 2019
Ritual Labuh Bumi dan larung sesaji kepala sapi di Hari Jadi Kota Kediri, Jawa Timur, yang ke 1140, pada Minggu (28/7/2019). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Ritual Labuh Bumi dan larung sesaji berupa  kepala sapi ke sungai Brantas, menjadi rangkaian kegiatan Hari Jadi Kota Kediri, Jawa Timur, yang ke 1140, pada Minggu (28/7/2019).

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga Kota (Disbudparpora) Kediri Nur Muhyar mengatakan, ritual Labuh Bumi ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan di bantaran sungai Brantas. 

Kegiatan ini ditandai dengan pelepasan sejumlah burung dara serta melarung kepala sapi di sungai Brantas. Tidak hanya itu, pihak penyelenggara juga menyediakan buah-buahan serta makanan tradisional untuk dibagikan kepada pengunjung.

“Yang dimaksud ini merupakan wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT. Ini merupakan budaya secara turun temurun seperti itu, coba kita angkat kembali sebuah entertain supaya bisa dinikmati masyarakat secara luas,” ujarnya pada Minggu (28/7/2019) sore. 

Ia menilai ritual Labuh Bumi merupakan sebuah bentuk pertunjukan budaya yang tidak sia-sia, dimana benda maupun makhluk hidup yang dilepas di udara, darat maupun sungai nantinya diambil kembali dan dinikmati oleh masyarakat. 

Disamping itu, Nur Muhyar menginginkan setiap kegiatan selalu membawa dampak perekonomian bagi masyarakat sekitar. 

“Yang kedua kita memang ingin ada dampak ekonomi terhadap setiap kegiatan yang dilaksanakan. Masyarakat ini menikmati, menyaksikan sebagai sebuah hiburan juga sekaligus bagaimana mereka bisa beraktivitas untuk kegiatan ekonomi. Banyaknya masyarakat yang berkunjung tentu akan ada pedagang, kegiatan parkir dan lainnya,” ujarnya.

Acara yang berlangsung tiap tahun ini selalu banyak diminati oleh masyarakat setempat maupun yang berada di luar Kabupaten Kediri, terlihat dari jumlah warga yang datang untuk melihat prosesi ritual adat ini selalu bertambah dari tahun ke tahun. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.