Renny Terima Keluhan Kelangkaan Pupuk hingga Upaya Peningkatan Ekonomi

Yovie Wicaksono - 7 March 2021
Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana saat kegiataan reses di Kantor Balai Desa Baye, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Minggu (7/3/2021). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Wara Sundari Renny Pramana menerima keluhan petani di wilayah Kabupaten Kediri terkait ketersediaan pupuk.

Saat kegiataan reses di Kantor Balai Desa Baye, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri, Minggu (7/3/2021), Renny mengatakan, kelangkaan pupuk ini diketahui setelah seminggu berkeliling di wilayah tersebut.

“Selama 7 hari saya keliling, dari kecamatan ke kecamatan memang hampir semua mengeluhkan terkait kelangkaan pupuk. Kemarin ketika saya menghadiri sertijab Bupati terpilih, saya mendengarkan pidatonya juga menyampaikan hal yang sama kepada beliaunya (Gubernur Jatim) dan sudah dipikirkan solusinya, yakni pupuk organik,” ujarnya kepada Super Radio.

Renny menambahkan, permasalahan kelangkaan pupuk ini nantinya akan dibawa ke tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Mudah mudahan Bupati Kediri terpilih (Hanindhito Himawan Pramana) bisa mengurai kelangkaan pupuk,” katanya

Sementara itu, perwakilan Posyandu Lentera Jiwa Desa Baye juga menyampaikan keinginan soal bantuan ternak kambing bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sebagai upaya peningkatan  taraf hidup perekonomian mereka.

Atas permintaan ini Renny mengatakan, permintaan ternak tidak diperbolehkan karena aturan pemerintah. Meski begitu, ia akan mencoba memberikan bantuan dalam wujud lainnya.

“Kalau bisa disamping punya kegiatan juga ada nilai ekonomi untuk bisa mandiri intinya kan begitu. Coba selain penggemukan hewan kira-kira apa yang bisa dilakukan, saya bantu melalui hibah. Saya nggak begitu paham kebutuhannya apa. Misalnya mesin air isi ulang, bisa nggak kira-kira bersangkutan,” pungkasnya. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.