Rambut Bercabang? Ini Cara Mengatasinya

Yovie Wicaksono - 5 February 2021
Ilustrasi rambut bercabang. Foto : (STOCKSY/Cosmopolitan)

SR, Surabaya – Rambut terdiri dari tiga lapisan, yaitu lapisan dalam atau medulla, lalu cortex yang mengelilingi medulla, dan lapisan luar yang paling keras adalah kutikula. Lapisan kutikula bertugas melindungi lapisan dalam rambut dari sinar matahari, panas, zat klorin, dan semua bahan berbahaya lainnya. Bagian kutikula rambut ini rentan terhadap kerusakan karena menerima berbagai paparan dari luar. Bila rusak, bagian dalam rambut menjadi tak terlindungi.

Rambut bercabang bisa disebabkan oleh kebiasaan mengeringkan rambut dengan hair dryer atau pengering rambut, menyisir rambut secara berlebihan, mencatok rambut, mengeriting dan meluruskan rambut dengan obat-obatan kimia, atau mewarnai rambut, baik highlight rambut maupun bleaching rambut. Adapun cara mengatasi rambut bercabang melansir Aladokter, sebagai berikut;

Memotong ujung rambut

Lakukan secara rutin tiap 6-8 minggu. Bila tidak dipotong, percabangan bisa merambat lebih jauh dan menimbulkan kerusakan yang lebih buruk.

Hindari bahan kimia

Penyebab terbesar kerusakan rambut adalah penggunaan bahan kimia yang tidak sesuai untuk perawatan rambut. Sampo yang mengandung minyak mineral dan petrolatum juga sebaiknya dihindari karena dapat mencegah kelembapan menyerap ke lapisan rambut.

Tidak menyikat atau menyisir rambut terlalu sering

Menyisir rambut secara berlebihan dapat merusak rambut akibat gesekan yang ditimbulkan. Selain itu, terlalu sering mengepang atau mengikat rambut secara ketat juga bisa menyebabkan kerusakan rambut.

Gunting rambut secara teratur

Menggunting rambut secara teratur dapat melindungi ujung rambut dari kerusakan. Ujung rambut yang digunting secara teratur dapat merangsang rambut untuk tumbuh lebih sehat serta tidak mudah patah.

Hindari menggunakan alat panas untuk rambut

Alat tersebut antara lain blow drying (alat pengering rambut), alat catok, atau alat pengeriting rambut. Sesekali menata rambut dengan peralatan ini mungkin tidak masalah, tetapi disarankan tidak sering.

Gunakan serum atau spray pelindung panas

Sebelum menggunakan alat pengering rambut atau ingin menata rambut ada baiknya menggunakan bahan khusus untuk melindungi rambut dari panas.

Jangan sering melakukan bleaching

Teknik mewarnai rambut dengan bleaching, yaitu memutihkan rambut terlebih dahulu sebelum diwarnai, dapat merusak kekuatan rambut. Bleaching mengubah struktur rambut dan membuatnya rentan terhadap kerusakan, karena pada proses ini zat kimia diresapkan ke dalam kutikula untuk menyingkirkan pigmen alami rambut. Jika melakukan blow drying pada rambut yang sudah dilakukan bleaching, maka rambut akan benar-benar rusak.

Gunakan conditioner rambut sebelum tidur di malam hari

Setelah mengaplikasikan conditioner pada rambut, tidurlah dengan menggunakan penutup rambut atau lapisi bantal dengan handuk agar tidak mengotori tempat tidur. Lakukan seminggu sekali.

Keringkan rambut dengan handuk secara lembut

Setelah keramas, keringkan rambut menggunakan handuk pelan-pelan, atau bungkus saja rambut dengan handuk hingga kering.

Mengggunakan produk perawatan rambut khusus

Produk perawatan rambut yang mengandung minyak zaitun, gliserin, shea butter, atau sorbitol dipercaya dapat membantu mengatasi rambut bercabang.

Hindari panas matahari

Pilihlah produk perawatan rambut yang memberikan perlindungan dari sinar matahari. Selain itu, pakailah tudung atau topi ketika berjalan di siang hari yang terik.

Cukupi kebutuhan nutrisi rambut

Konsumsi bayam dan wortel untuk mendapat vitamin A, salmon untuk mendapat omega-3, kerang dan kacang mete untuk mendapat zinc. Selain itu, biji-bijian utuh, produk rendah lemak, serta sayuran yang mengandung vitamin dan mineral untuk membantu rambut dan kulit kepala tetap sehat. Kekurangan nutrisi bisa membuat rambut terlihat kusam dan lemas, bahkan rontok.

Terkadang, kerusakan rambut seperti rambut bercabang atau kering dapat menjadi pertanda masalah kesehatan, seperti hipertiroidisme atau gangguan makan. Jika rambut rusak padahal telah dirawat dengan baik dan tidak menggunakan bahan kimia untuk rambut, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui kondisi medis tertentu. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.