Radio Tidak Mati Selama Ada Telinga
SR, Surabaya – Management Content menjadi topik bahasan yang disajikan Viliny Lesmana Vice President Kompas Grup pada Academy Radio hari kedua Sabtu (16/11/2024) di Dinas Kominfo Jatim. Vivi panggilan akrabnya mengatakan, radio tidak akan mati selama telinga masih ada.
“Radio itu tetap akan eksis dan tidak akan mati sampai kapanpun selama telinga masih ada asalkan radio cepat beradaptasi dan tidak hanya mengandalkan audio saja,” ujarnya.
Pengelola radio juga harus melihat behavior (perilaku) pengguna media seperti penggunaan media sosial.
Menurut Vivi ada empat besar media sosial yang bisa mendukung kesinambungan siaran radio. ” Jadi ada empat medsos yang harus dimaksimalkan seperti whatsapp, instagram, facebook dan tiktok, selebihnya seperti telegram dan X yang dulu twitter itu juga bisa digunakan,:” katanya.
Vivi dari Sonora Jakarta menambahkan, optimalisasi dengan menajemen konten yang baik ini untuk mengantisipasi semakin tergerusnya radio antena. “Radio antena lambat laun akan turun dan media sosial tentu dengan konten yang kreatif dan tetap berkualitas akan menjadi alternatif,” katanya.
Apalagi 70 persen Gen Z dan milenial saat ini mengkonsumsi konten melalui media sosial. “Jadi adaptasi mirroring perlu dilakukan yakni menyelaraskan konten on air ke dalam media sosial,” ucapnya. (*/rri/red)
vilini
Viliny Lesmana Vice President Kompas Grup (foto:rri)
Tags: masa depan, Radio, superradio.id, viliny lesmana
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





