Punya Anak Remaja? Orang Tua Wajib Tahu Hal Ini

Yovie Wicaksono - 12 August 2021

Peran Orang Tua


Kristika menegaskan orang tua memiliki peranan penting dalam proses pencarian jati diri remaja. Pada masa ini, orang tua hendaknya tidak lagi memposisikan anak remajanya seperti anak kecil lagi, dimana orang tua harus memposisikan dirinya sebagai teman ataupun sahabat. Dengan begitu remaja bisa terbuka.

“Terkadang yang sering kali kami dapati adalah orang tua masih menganggap anaknya masih kecil, masih harus diarahkan, dilarang ini itu,” katanya.

Kedua, mengubah pola komunikasi agar remaja nyaman berbagi cerita atau pengalaman kepada orang tuanya.

“Orang tua harus lebih komunikatif, terbuka, mendengarkan keluhan remaja dan jangan langsung menghakimi atau menyalahkan mereka. Tetapi dengarkan mereka dulu, seperti halnya saat mendengar teman atau sahabat berbicara,” ucap psikolog kelahiran Magetan ini.

Ketiga adalah memberikan masukan atau mengarahkan kepada remaja akan risiko yang terjadi dari setiap keputusan yang diambilnya.

Dan yang harus menjadi perhatian, selain perubahan fisik, pada masa remaja juga terjadi perubahan seksual, baik secara hormonal dan psikologis, yakni mulai timbulnya perasaan suka terhadap lawan jenis yang dialami setiap remaja.

Disini yang perlu ditekankan kepada orang tua adalah bukan melarang remaja menyukai lawan jenis maupun membiarkan mereka, melainkan memberikan pemahaman dan arahan.

“Orang tua harus memberikan pemahaman bahwa memang sih sudah waktunya kamu suka sama seseorang, tetapi bukan berarti kamu bisa bebas pacaran dan bergaul, tidak. Karena semua itu ada konsekuensinya,” tandasnya.

Orang tua memegang peranan dalam pengawasan, karena pola pikir remaja masih berkembang dan masih belum paham atau mengerti risiko dari setiap tindakan yang dilakukan. Terlebih, emosi remaja masih labil, sehingga pengambilan keputusan seringkali masih berdasarkan emosi.

Kemudian, di tengah perkembangan teknologi yang membuat remaja dekat sekali dengan gadget dan media sosial, menuntut orang tua untuk juga melek teknologi. Ketika orang tua memberikan fasilitas berupa gadget, harus disertai peraturan yang disepakati bersama.

“Misal orang tua harus tau password gadget anak, melakukan pengecekan apa yang diakses, seperti apa teman-teman di dunia mayanya. Ini penting sekali karena banyak kasus anak-anak terjebak dalam hal yang negatif melalui gadget, seperti pornografi,” pungkasnya. (fos/red)

Tampilkan Semua

Tags: , , , , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.