PPDB di Surabaya, Penghafal Kitab Selain Al-Qur’an Diakomodasi Jalur Prestasi

Yovie Wicaksono - 21 May 2021
Ilustrasi Simulasi Sekolah Tatap Muka di Surabaya. Foto : (Pemkot Surabaya)

SR, Surabaya – Berbeda dari tahun sebelumnya, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Surabaya tahun ini selain tak berlaku surat domisili, pelajar penghafal kitab suci, yakni Al-Qur’an, Injil, maupun kitab suci lain bisa diakomodasi lewat Jalur Prestasi.

“Penghafal kitab suci juga merupakan anak berprestasi. Silakan bisa memanfaatkan Jalur Prestasi para penghafal kitab suci ini. Tak harus kitab Al-Qur’an. Bisa kitab suci yang lain,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya Supomo.

Dengan terakomodasinya para penghafal kitab suci ini, maka mulai tahun ini jenis prestasi yang bisa digunakan untuk mendaftar memilih sekolah bertambah, mengingat selama ini jalur prestasi hanya untuk prestasi akademik, prestasi olahraga, dan seni.

Baik PPDB jenjang SDN maupun SMPN PPDB tahun ini menampung para penghafal kitab suci tersebut.

Supomo mengatakan, pihaknya masih akan dirumuskan batasan hafalan yang dikuasai. Misalnya untuk kitab Al-Qur’an apakah 30 juz atau cukup 10 juz.

“Sambil menunggu pelaksanaan pendaftaran jalur prestasi, panitia segera memutuskan. Apakah cukup sertifikat penghafal kitab suci atau akan dilakukan tes ulang. Semua masih dalam finalisasi,” imbuhnya.

PPDB jalur prestasi sendiri dibuka pendaftarannya mulai 16 Juni 2021 dengan kuota sebesar 30 persen.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji turut mengapresiasi diakomodasinya penghafal kitab suci ini, terlebih tidak hanya untuk penghafal Al-Qur’an tapi juga kitab suci lain.

Adapun saat ini masih dalam tahap validasi data hingga 2 Juni 2021. Dilanjutkan dengan uji coba pendaftaran pada 3-9 Juni 2021. Untuk itu, Armuji meminta semua terkait teknis Pelaksanaan PPDB jangan sampai terkendala, khususnya ketercukupan dan kelancaran lalu lintas pendaftaran.

“Kepastian akan kelangsungan IT juga harus dipastikan tidak terkendala. IT wajib disupport penuh dan tidak boleh ada hambatan apapun dari warga,” kata Armuji. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.