Misa Malam Natal di Tengah Pandemi

Yovie Wicaksono - 25 December 2020

SR, Surabaya – Misa malam Natal tahun ini di Paroki Kristus Raja, Jalan Residen Sudirman 3 Surabaya, terasa berbeda di banding dengan tahun-tahun sebelumnya, mengingat kali ini masih berada di tengah situasi pandemi Covid-19.

Gereja yang dalam situasi normal bisa menampung hingga 950 umat, kini hanya bisa menampung 200 umat guna menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yakni jaga jarak.

Sebelum memasuki Gereja, umat harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh, melewati bilik disinfektan dan mencuci tangan di area yang telah disediakan.

“Misa kali ini menggunakan undangan yang didalamnya telah tertulis nomor bangku. Jadi memang terbatas, hanya untuk umat yang berada di sekitar paroki Kristus Raja saja dengan batas usia antara 18-60 tahun. Umat yang lain mengikuti misa dari rumah secara streaming,” ujar Ketua Panitia Natal 2020, Theresia Mariani, Kamis (24/12/2020).

Di area gereja juga terdapat beberapa petugas yang melakukan rapid test antigen (swab) untuk panitia dan petugas misa. Hasilnya, semuanya dinyatakan negatif Covid-19.

Alat rapid test ini merupakan sumbangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang disediakan untuk 500 orang.

Untuk misa natal sendiri yang dilaksanakan pada Jumat (25/12/2020), dibagi menjadi 4 sesi. Yakni pada 06.00 WIB, 10.00 WIB, 16.00 WIB (menggunakan undangan), dan 19.00 WIB (umat mendaftarkan diri melalui aplikasi Sistem Registrasi Misa atau Siresa).

Selain misa dengan protokol kesehatan ketat, hal menarik di Paroki Kristus Raja pada Natal kali ini adalah pohon natal yang dihias menggunakan 1000 masker, 500 hand sanitizer, dan 300 sabun cuci tangan yang menggantung mengelilingi pohon dengan ketinggian 3,5 meter dan berdiameter 1,8 meter ini.

“Melalui pohon natal ini, kita mau mengingatkan kepada warga gereja, umat Kristus Raja khususnya dan masyarakat pada umumnya bahwa Covid-19 itu masih ada dan kita harus tetap menjaga 3 M, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” ujar Theresia.

Nantinya, masker, hand sanitizer dan sabun cuci tangan yang menghiasi pohon natal tersebut akan disumbangkan kepada panti asuhan. (fos/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.