Pentingnya Kebiasaan Memilah Sampah Untuk Jaga Lingkungan Kota

Rudy Hartono - 11 February 2026
Walikota Mojokerto Ika Puspitasari membersihkan sampah liar di salah satu ruas jalan, beberapa hari lalu. (sumber: rri) 

SR, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tidak membuang sampah sembarangan serta membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. Imbauan tersebut disampaikan Ning Ita, sapaan akrabnya, sebagai upaya menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan Kota Mojokerto.

Menurut Ning Ita, dengan luas wilayah Kota Mojokerto yang hanya sekitar 20 kilometer persegi, kebersihan kota tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Peran aktif masyarakat menjadi kunci utama.

“Kota Mojokerto ini wilayahnya kecil. Maka kebersihannya harus kita jaga bersama-sama. Salah satu kunci utamanya adalah bagaimana peran rumah tangga bisa optimal dalam memilah sampah sejak dari rumah,” ujarnya, dalam siaran pers, Selasa 10 Februari 2026.

Ia menegaskan, kebiasaan membuang sampah sembarangan harus dihentikan. Menurutnya, masyarakat tidak perlu menerapkan sistem pemilahan yang rumit seperti di Jepang.

“Untuk kita, cukup tiga sampai empat kategori saja. Yang penting ada niat dan kebiasaan. Kalau sampah organik dan anorganik sudah terpilah dari rumah, saya yakin bau sampah bisa ditekan dan lingkungan menjadi lebih berkualitas,” tegasnya.

Ning Ita menjelaskan, sampah organik dapat diolah menjadi kompos, sedangkan sampah anorganik dibawa ke TPS 3R untuk dipilah kembali. Bahkan, melalui kerja sama dengan pihak ketiga, sampah bernilai ekonomi dapat memberikan manfaat finansial bagi masyarakat.

“Melalui kerja sama ini, sampah bernilai ekonomi bisa dikonversi menjadi manfaat finansial bagi masyarakat. Sehingga, sampah yang masuk ke TPA hanyalah residu yang benar-benar tidak memiliki nilai,” jelasnya.

Ia juga mengajak warga menghidupkan kembali budaya gotong royong dan saling mengingatkan secara santun jika menemukan praktik pembuangan sampah sembarangan.

“Kalau melihat ada yang membuang sampah sembarangan, mari kita ingatkan dengan cara yang baik. Gotong royong bukan hanya soal membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun rasa memiliki,” tuturnya.   (*/rri/red)

 

Tags: , , , ,

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.