Pemkab Kediri Dorong Realisasi Bantuan 1000 Ekor Sapi

Yovie Wicaksono - 21 March 2021
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kemeja putih). Foto : (Super Radio/Rahman Halim)

SR, Kediri – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri akan terus menjalin komunikasi dengan Pemerintah Pusat terkait rencana program pemberian bantuan 1000 ekor sapi yang nantinya akan diberikan kepada komunitas peternak rakyat, diantaranya di wilayah Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri.

“Memang dalam waktu dekat ini, kemarin sudah ada beberapa pihak yang survei ke SPR yang ada di Kecamatan Ngadiluwih. Salah satunya karena dianggap memiliki infrastruktur SPR nya sudah cukup baik. Bantuan 1000 ekor sapi, diantaranya 500  ekor sapi impor serta 500 ekor sapi bakalan,” katanya, Sabtu (20/3/2021).

Sementara itu, Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan Institut Pertanian Bogor (IPB) menjelaskan jika pihaknya merespon ajakan Bupati Kediri untuk merancang kegiatan peternakan yang disinergikan dengan kebutuhan peternak rakyat dengan pemerintah pusat.

“Sehingga kegiatan di pusat, kerakyat betul-betul sinerginya sangat baik. Untuk bantuan sapi memang ada, yang saya dengar namanya korporasi peternakan. Ini sedang diverifikasi, mudah mudahan dapat. Pak Bupati yang pastinya tahu, beliau bilang saat ini sedang dilakukan verifikasi saat ini baik dari dinas maupun dari Pusat. Saya sendiri tahu tim pusat dan tim provinsi sudah datang melakukan verifikasi,” ujarnya.

Adapun bantuan sapi yang kemungkinan nantinya diberikan berupa sapi pedaging. “Kalau programnya ada 1000 ekor sapi, separuh untuk pembiakan dan separuh untuk penggemukan. Istilahnya untuk budidaya, penggemukan dan pembiakan. Berdoa saja mudah mudahan berhasil,” katanya.

Diakuinya pada saat masa pandemi sekarang, terjadi penurunan permintaan. “Tetapi untuk penjualan masih bagus, hanya lamban,” tambah Profesor Muladno. (rh/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.