Pemkab Gresik Selenggarakan Mini Job Fair Mencarikan Kerja Warga

Rudy Hartono - 10 June 2025
Plt. Bupati Gresik dr. Asluchul Alif saat meninjau mini job fair di Gressmall Gresik, Selasa (10/6/2025). (foto:soerjo/superradio. id

SR, Gresik –  Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik kembali membuka kegiatan job fair mini di Gressmall, Selasa (10/6/2025). Anehnya, dari pendaftar 650 lebih pendaftar yang hadir hanya 200 pendaftar hadir mengikuti wawancara.

Lemahnya minat peserta pencari kerja ini menjadi evaluasi bersama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menyiapkan lowongan kerja bagi masyarakat Gresik. Sebab, dari 650 lebih pelamar kerja secara online melalui layanan gresik kerja yang dikembangkan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresk yang datang untuk wawancara hanya 200 calon pekerja.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gresik dr. Asluchul Alif mengatakan, kegiatan wawancara calon tenaga kerja di Gressmall. Dari data yang daftar secara online (AK1) sebanyak 650 orang lebih. Dan yang datang untuk wawancara sekitar 190 orang.

Padahal, untum mendaftar menjadi calon tenaga kerja di Gresik sangat mudah melalui gresik kerja yang dikembangkan Dinas Tenaga Kerja.

“Ini ada sedikit presentase kehadiran antara pendaftar dengan yang datang untuk wawancara. Mendaftar di AK1 gresik kerja itu mudah. Saya harap, para pencari kerja, ini mendaftar dan konsentrasi, agar mengikuti tahap selanjutnya, yaitu wawancara dan bisa diterima bekerja di perusahaan,” kata dr. Alif didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Zainul Arifin.

Lebih lanjut dr. Alif menambahkan, semoga upaya Pemerintah Kabupaten Gresik ini untuk mengurangi pengangguran di Gresik. Sesuai Peraturan Perbup Nomor 71 tahun 2024 bahwa warga Gresik harus 60 persen bekerja di masing-masing perusahaan di Gresik.

“Dari 356 Desa ini sampai akhir tahun 2025 harus bisa memasukan kerja masyarakatnya di perusahaan. Dan dari 1.800 harus ada peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal sebesar 60 persen warga Gresik,” katanya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gresik juga menyiapkan tenaga kerja ahli dengan cara melatih anak muda Gresik dengan berbagai keterampilan. Mulai keahlian menyetir forklift, mengelas dan tata tata boga. “Sehingga, penyerapan tenaga kerja lokal di perusahaan di Gresik sebesar 60 persen dapat dimaksimalkan,” katanya.

Begitu juga disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahur Rachman mengatakan, mini job fair Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik ini untuk memudahkan masyarakat Gresik dan perusahaan dalam mencari kerja.

“Diharapkan, penyerapan tenaga kerja bisa dipantau untuk masyarakat Gresik, memudahkan masyarakat Gresik mendapat pekerjaan dan mencegah aksi penipuan terhadap pencari kerja,” kata Washil.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik Zainul Arifin mengatakan, mini job fair ini diadakan dua kali dalam satu bulan. Sehingga, masyarakat Gresik dapat langsung melamar dan bertemu perusahaan. Ada 5 perusahaan melakukan wawancara, dengan total tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 281 orang. Pekerja akan ditempatkan di beberapa perusahaan manufaktur, jasa dan pekerja restoran.

“Hari ini ada lima perusahaan yang melakukan wawancara. Total tenaga kerja yang akan diambil sebanyak 281 orang,” kata Zainul.

Terkait minimnya kehadiran pencari kerja untuk wawancara, Zainul akan melakukan evaluasi bersama Pemerintah dan DPRD Gresik. “Apakah mereka sudah bekerja, atau minat masyarakat terlalu jauh dan atau kurangnya informasi. Nanti akan kita tracing secara mendiri,” katanya.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik, Imam Syaifudin mengatakan, upaya Pemkab Gresik dalam mengurangi angka pengangguran sudah sangat baik. Hal itu dilakukan dengan mengadakan mini job fair sebanyak 2 kali dalam satu bulan. Sehingga, penyerapan tenaga kerja asli Gresik dapat maksimal.

“Selama ini, dari beberapa kunjungan kerja ke beberapa industri di Gresik, penyerapan tenaga kerja asli Gresik sudah bagus. Beberapa perusahaan sudah mencapai 60 persen tenaga kerja lokal. Hal ini terpantau juga dari mini job fair yang diadakan Dinas Tenaga Kerja,” kata Imam, yang juga aktivis buruh. (soe/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.