Pasca Libur Panjang, Pemkot Surabaya Gelar Swab Hunter Perbatasan

Yovie Wicaksono - 4 November 2020
Tes Usap Covid-19 di Surabaya. Foto : (Super Radio/Fena Olyvira)

SR, Surabaya – Guna mencegah penyebaran Covid-19 pasca libur panjang dan cuti bersama 2020, Pemkot Surabaya menggelar operasi Swab Hunter Perbatasan.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya yang sekaligus Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan, jajaran Pemkot Surabaya bersama jajaran TNI-Polri menggelar operasi Swab Hunter Perbatasan pada Rabu (4/11/2020), dan digelar serentak di sembilan kecamatan yang merupakan perbatasan Surabaya.

“Jadi, pasca libur panjang dan cuti bersama 2020, Ibu Wali Kota (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini) ingin memastikan tidak ada transmisi penyebaran virus Covid-19 di Surabaya, sehingga kami menggelar Swab Hunter Perbatasan untuk memutus mata rantai penyebarannya itu,” kata Irvan.

Adapun sembilan kecamatan yang menjadi lokasi operasi yaitu di Kecamatan Gunung Anyar, yang ditempatkan di kantor Kelurahan Rungkut Menanggal pada 18.00-21.00 WIB dan di Jalan Wiguna pada 07.00-09.00 WIB. Kemudian Kecamatan Pakal yang diletakkan di Kantor Kelurahan Benowo pada 07.00-09.00 WIB, dan di Kecamatan Jambangan yang diletakkan di Kantor Kelurahan Pagesangan pada 07.00-09.00 WIB.

Selanjutnya, di Kecamatan Gayungan yang diletakkan di homestay Belakang Cito pada 07.00-09.00 WIB, di Kecamatan Bulak dan Kenjeran di depan kantor BPWS pada 07.00-09.00 WIB dan 18.00-21.00 WIB. Lalu di Kecamatan Wonocolo yang diletakkan di RW 6 dekat Rusun Siwalankerto pada 18.00-21.00 WIB.

Lokasi yang lain di Kecamatan Lakarsantri yang diletakkan di kantor Kelurahan Lidah Kulon pada 07.00-09.00 WIB, di Kecamatan Karang Pilang tepat di Pasar Karang Pilang pada 07.00-09.00 WIB, dan di Kecamatan Benowo yang diletakkan di lapangan RT 3, RW 1 belakang Pos Polisi, perempatan Romokalisari pada 07.00-09.00 WIB.

“Sasaran operasi ini adalah warga yang berdomisili di sekitar perbatasan dan mereka nanti akan diundang oleh Lurah dan Camat. Sasaran yang lain adalah para pengendara yang akan masuk ke Kota Surabaya,” kata Irvan.

Mantan Kasatpol PP Kota Surabaya ini juga memastikan bahwa di lokasi tes disiapkan mobil khusus untuk evakuasi, sehingga apabila ditemukan warga atau pengendara yang positif Covid-19, mereka akan langsung dibawa untuk isolasi di Hotel Asrama Haji. 

“Kita siapkan mobil evakuasi di setiap titik, jika ada yang positif, langsung kami bawa ke Hotel Asrama Haji,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia terus mengajak kepada semua pihak, terutama warga Kota Surabaya untuk tetap menjaga protokol kesehatan meskipun kasus Covid-19 di Surabaya sudah mulai melandai. 

“Jangan kendor, ayo tetap jaga protokol kesehatan dengan biasakan yang tidak biasa,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Tinggalkan komentar

Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.