Mgr. Didik Ucap Sumpah Kesetiaan sebagai Uskup Surabaya di Vesper Agung
SR, Surabaya – Ibadat Vesper Agung yang berlangsung pada hari Selasa sore (21/1/2025) menjadi pembuka resmi rangkaian tahbisan RD. Agustinus Tri Budi Utomo atau yang kerap disapa Romo Didik sebagai Uskup Surabaya.
Dipimpin oleh Uskup Purwokerto, Mgr. Christophorus Tri Harsono, acara ini dihadiri oleh lebih dari 30 uskup dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr. Piero Pioppo dan Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo.
Dalam homilinya, Mgr. Christophorus menyampaikan pesan tentang arti kepercayaan yang diberikan kepada Uskup terpilih. ” kita semua (para uskup) menyetujui pilihan Paus bahwa Monsinyur Didik pantas dipercaya dan betul-betul kita pilih untuk menjadi pemimpin,” ujarnya.
Mgr. Christophorus juga menyampaikan pesan kepada Romo Didik Didik. “Besok tahbisan episkopal, memampukan Monsinyur Didik, memungkinkan, dipantaskan, dipercaya dan tidak akan mengecewakan semuanya karena bersama dengan Tuhan. Mari Monsinyur Didik kita panggul salib bersama uskup-uskup lain untuk kemuliaan gereja ini.” pungkasnya.
Salah satu momen penting dalam Vesper Agung ini adalah saat Mgr. Didik mengucapkan sumpah setia kepada Gereja dan Tahta Suci di hadapan Nuncius Apostolik (Duta Besar Vatikan), Mgr. Piero Pioppo.
“Saya, Agustinus Tri Budi Utomo, yang diangkat menjadi Uskup Surabaya, akan senantiasa setia kepada Gereja Katolik dan Bapa Suci, gembalanya yang utama, Wakil Kristus, pengganti Rasul Santo Petrus, dalam keprimatannya dan sebagai kepala kolegium para uskup,” ucapnya.
“Dengan segenap kemampuan saya yang terbaik, saya akan menerima dan melaksanakan dengan penuh rasa hormat perintah-perintah dan saran nasehatnya. Demikianlah kiranya, Allah dan Injil Kudus yang saya sentuh dengan tangan ini membantu saya.” lanjut Janji Mgr. Didik

Antusiasme umat Surabaya dalam menghadiri awal rangkaian tahbisan uskup ini terasa sejak sore hari. Sari, salah seorang umat asal Surabaya, mengungkapkan kegembiraannya. “Saya datang sejak pukul 16.15 untuk mengikuti Vesper Agung dari awal. Saya senang sekali sudah mendapatkan uskup baru,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan kesannya terhadap sosok Mgr. Didik. “Beliau itu humble dan sama umat sering nyapa. Romo Didik juga peduli pada disabilitas. “Semoga Bapak Uskup selalu sehat, panjang umur, dan melayani dengan penuh kasih tanpa memandang bulu pada semua umatnya,” pesannya.
Vesper Agung berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Perarakan yang dipimpin oleh Nuncius Apostolik, Mgr. Piero Pioppo, bersama Kardinal Ignatius Suharyo dan dua uskup pendamping, yakni Mgr. Henricus Pidyarto (Uskup Malang) dan Mgr. Pius Riana Prabdi (Uskup Ketapang), menjadi sorotan utama.
Paduan suara dari Cantores Suster Misionaris Claris dan Sekolah St. Clara turut menambah suasana damai dalam ibadat. Selain itu, para uskup dari regio Jawa turut terlibat mendampingi maupun memimpin dalam liturgi keuskupan Surabaya, menunjukkan kuatnya persatuan dalam tubuh Gereja. (nio/red)
Tags: romo didik, sumpah setia, superradio.id, Uskup Surabaya, vesper agung
Berita Terkait
Tinggalkan komentar
Silahkan masuk atau daftar terlebih dahulu untuk memberi komentar.





